Unggul di Quick Count, Ganjar Pranowo Tak Puas

Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh menjelang coblosan Pilgub Jateng, Rabu (27/6 - 2018). (Semarangpos.comn/Imam Yuda Saputra)
27 Juni 2018 18:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Calon gubernur nomor urut 1 dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) sebagai rangkaian pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018, Ganjar Pranowo, Rabu (27/6/2018), unggul secara penghitungan cepat atau quick count. Hal itu tidak mampu membuatnya puas.

Dari data beberapa lembaga survei yang menggelar quick count, pasangan nomor urut 1, Ganjar Pranowo-Taj Yasin, mampu mengungguli rivalnya, Sudirman Said-Ida Fauziyah. Ganjar-Yasin rata-rata unggul dari Sudirman-Ida dengan selisih sekitar 58% berbanding 42%. Di Litbang Kompas, Ganjar-Yasin bahkan unggul dengan selisih 58,18% berbanding 41,82%.

Meski unggul secara quick count, Ganjar mengaku kurang puas. Ditemui wartawan di rumah kontrakannya di Jl. Tengger Raya, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah, ia menyatakan keunggulannya dalam quick count itu tidak sesuai dengan ekspektasi. "Kalau dibilang sesuai ekspektasi tentu enggak. Banyak [daerah] sekitar 60% [kemenangan]. Tapi, kalau Semarang bagus, sekitar 70%," tutur Ganjar.

Sebelumnya, Ganjar menargetkan bisa memenangi Pilgub Jateng 2018 dengan keunggulan sekitar 70% atas lawannya. Tapi, target itu rupanya tidak tercapai. "Tapi ini kan belum selesai, masih menunggu perhitungan dari KPU. Semoga semuanya bisa memenuhi target," tutur Ganjar.

Meski tidak sesuai ekspektasi, Ganjar mengaku senang bisa kembali memenangi pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jateng yang sudah memilihnya.

"Terima kasih untuk masyarakat Jateng. Terima kasih untuk semua yang sudah mendukung saya. Terima kasih juga karena sudah mewujudkan pilkada yang damai," tutur Ganjar.

Dalam kesempatan itu, Ganjar Pranowo juga menyampaikan permintaan maaf kepada Sudirman-Ida dan pendukungnya jika selama masa kampanye mengucapkan kata-kata yang melukai perasaan. "Nanti saya akan ketemu dengan Pak Dirman dan Bu Ida. Tapi kapannya belum tahu. Kalau hari ini sepertinya enggak bisa, karena katanya Pak Dirman lagi di Brebes," tutur Ganjar.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia