Ganjar-Yasin Kalah di 3 Daerah, PDIP Duga Dicurangi

Cagub nomor urut 1, Ganjar Pranowo, menerima ucapan selamat dari anggota Satgas PDIP di Kantor DPD PDIP Jateng, Kota Semarang, Rabu (27/6 - 2018) sore. (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
27 Juni 2018 21:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Hasil hitung cepat atau quick count pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018 yang dilakukan sejumlah lembaga survei menempatkan pasangan nomor urut 1, Ganjar Pranowo Pranowo-Taj Yasin, mengungguli lawannya, Sudirman Said-Ida Fauziyah.

Meski demikian, PDIP selaku partai yang mengusung Ganjar-Yasin mengaku tak puas dengan hasil itu. Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto, bahkan menduga ada praktik penggelembungan suara di tiga daerah, yakni Kebumen, Brebes, dan Tegal.

"Ada yang tidak presisi, terjadi penggerusan suara hampir 2%. Kami kalah di Kebumen, Brebes, dan Tegal," ujar Bambang saat menggelar jumpa pers di Kantor DPD PDIP Jateng, Kota Semarang, Rabu (27/6/2018).

Dari quick count LSKP-LSI Denny J.A., Ganjar-Yasin memang unggul dari Sudirman-Ida sekitar 58% berbanding 41%. Namun, Ganjar-Yasin menelan kekalahan di empat daerah, yakni Tegal, Kabupaten Tegal, Brebes, dan Kebumen.

Sedangkan quick count dari Pandawa Research, Ganjar-Yasin menelan kekalahan di Kebumen, Kabupaten Tegal, dan Brebes. Hasil quick count Pandawa Research juga menyatakan Ganjar-Yasin meraih kemenangan 59,22%, unggul atas Sudirman-Ida yang mengumpulkan 40,78% suara.

Kekalahan di tiga daerah itu pun membuat kubu PDIP geram. Terlebih lagi, selama ini, Jateng—termasuk Kebumen—kerap dianggap sebagai “kandang banteng”. "Tentu ini ada gerakan apa? Apalagi dari tiga daerah tergerusnya sudah hampir 2%," ujarnya.

Bambang menduga ada gerakan cukup masif dari timses Sudirman-Ida menjelang pemungutan suara. Tapi belum diketahui pasti apa saja.

"Dugaan kami, dalam semalam itu ada gerakan yang masif, dalam hal apa, dan hal apa itu yang akan kita temui di darat. Ini untuk pembelajaran saat Pilpres nanti," ujar Bambang.

Direktur Pandawa Research, Eka Kusmayadi, menambahkan dari 100% data yang masuk di 400 sampel TPS, perolehan suara Ganjar-Yasin hitung cepatnya mencapai 59,22%, sedangkan Sudirman-Ida 40,78%. Ia menyebut jika jumlah partisipasi pemilih 67,45%.

"Meski bukan hasil resmi tapi secara empiris, hitung cepat ini bisa dipertangungjawabkan secara ilmiah," katanya.

pilkada 2018, Pilgub Jateng 2018, PDIP, quick count,

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia