Server KPU Down, Real Count Tak Bisa Diakses

Logo KPU. (Instagram/kpujateng)
27 Juni 2018 23:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Server aplikasi Sistem Informasi Penghitungan (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengalami permasalahan Rabu (27/6/2018). Alhasil, server yang digunakan untuk memantau hasil penghitungan suara Pilkada serentak 2018, termasuk Pilgub Jateng 2018, secara up to date atau real time itu tak bisa diakses publik.

Ketua KPU Jateng, Joko Purnomo, mengaku heran server Situng bisa down di saat krusial. Padahal, selama ini server Situng tidak pernah mengalami permasalahan.

“Ada masalah server di KPU pusat. Saya enggak tahu kenapa. Padahal, sebelum ini enggak pernah ada masalah. Mungkin karena terlalu banyak yang mengakses sehingga terjadi traffic yang menyebabkan server down,” ujar Joko saat dijumpai Semarangpos.com di Kantor KPU Jateng, Rabu malam.

Joko mengaku seharusnya jika server tidak mengalami masalah, Situng bisa diakses masyarakat sejak pukul 15.00 WIB. Namun, karena server mengalami gangguan alhasil hingga Rabu malam, data real count belum bisa ditampilkan melalui laman resmi KPU di infopemilu.kpu.go.id.

“Ini kasusnya kayak Pilgub Jakarta putaran pertama. Saat itu, data real count juga mengalami gangguan hingga baru terselesaikan selama dua sampai tiga hari. Semoga di kita enggak sampai selama itu,” tutur Joko.

Joko menambahkan meski Situng mengalami masalah, tapi Pilgub Jateng 2018 maupun pilkada di tujuh kabupaten maupun kota di Jateng berjalan lancar. Hasil Pilgub Jateng juga sudah banyak diumumkan melalui penghitungan cepat atau quick count oleh lembaga survei.

“Mungkin hasilnya tidak terlalu jauh dari quick count. Mungkin margin sekitar 2% dari data KPU. Tapi, itu kan quick count. Kalau pengumuman resmi dari KPU, belum,” ujar Joko.

Joko menyebutkan rekapitulasi surat suara pilkada atau Pilgub Jateng 2018 akan diumumkan KPU Jateng pada 9 Juli 2018 nanti. Paslon yang tidak terima dengan hasil rekapitulasi diberi waktu selama tiga hari untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kalau tidak ada yang mengajukan gugatan, maka akan kami umumkan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih pada tanggal 12 Juli nanti,” terang Joko.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia