Haru, Difabel di Kendal Ini Digendong Polisi Demi Mencoblos

Polisi menggendong pria difabel untuk mencapai TPS 1, Desa Sidomukti Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Jateng agar bisa melakukan pencoblosan Pilgub Jateng 2018, Rabu (27/6 - 2018). (Instagram/@polres_kendal)
28 Juni 2018 14:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, KENDAL — Sebagian besar masyarakat tentu sangat ingin menyalurkan hak pilihnya pada pemungutan suara Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) dalam rangkaian pilkada serentak 2018, Rabu (27/6/2018). Keinginan mencoblos itu juga dimiliki seorang pria yang mengalami kisah tragis sekaligus inspiratif lantaran harus berjuang keras demi bisa mencapai TSP untuk mencoblos.

Berdasarkan keterangan aparat Polres Kendal melalui akun Instagramnya, @polres_kendal, ada seorang difabel yang kesulitan berjalan dan harus berjuang mencapai TPS 1, Desa Sidomukti Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal untuk menyalurkan hak pilihnya di pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018. "TPS 01 Desa Sidomukti Kecamatan Weleri Kabupaten Kendal, Jawa Tengah," ungkap aparat Polres Kendal dengan menyertakan video.

pada video yang diunggah, memang tampak seorang difabel yang kesulitan untuk berjalan demi mencapai TPS. Pria difabel yang belum diketahui identitasnya tersebut kemudian digendong seorang polisi yang berjaga untuk mencapai TPS dan melakukan pencoblosan Pilgub Jateng 2018.

Sontak kisah tragis sekaligus inspiratif itu mampu menyita perhatian netzen dan mengundang rasa haru. "Pengin nangis," ungkap pengguna akun Instagram @r37no_.

"Duh, terharu pak," tulis pengguna akun Instagram @wulanpradapa.

"Terharu," timpal pengguna akun Instagram @santy_restu.

Selain mengundang rasa haru, kisah tragis sekaligus inspiratif di tengah pemungutan suara pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng 2018  itu juga mengundang pujian darui netizen. Pujian itu ramai dilontarkan netizen untuk polisi yang menggendong pria difabel agar bisa mencapai TPS dan melakukan pencoblosan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia