Usung Tema Tropis, MXGP Bakal Jadi yang Terbaik di Asia?

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi (kanan), berbincang dengan Event Manager MXGP, Andy Stern, di Balai Kota Semarang, Senin (2/7 - 2018). (Istimewa/Humas Pemkot Semarang)
03 Juli 2018 12:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Agenda balap dunia, MXGP, di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), yang digelar Jumat-Minggu (6-8/7/2018), diprediksi menjadi event motocross terbaik di Asia.

Hal itu disampaikan Event Manager MXGP, Andy Stein, seusai menggelar rapat pertemuan dengan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi; Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jateng, Kadarusman; Direktur PT Arena Sirkuit Internasional, Judiarto, dan Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Irwansyah di Balai Kota Semarang, Senin (2/7/2018).

“Ini akan menjadi tropical race [balapan bertema tropis] yang sangat indah. Kota Semarang juga sangat cantik. Pekan depan akan menjadi perlombaan balap yang sangat menyenangkan,” ujar pria asal Latvia itu dalam siaran pers yang diterima Semarangpos.com dari Humas Pemkot Semarang, Senin.

Ajang balap motocross MXGP  di Kota Semarang memang akan digelar dalam suasana yang tropis. Hal itu dikarenakan sirkuit balap yang dibangun di kawasan Bukit Semarang Baru (BSB), Kecamatan Mijen, itu akan dihiasi tanaman khas daerah tropis, seperti pohon pisang, ketela, dan lain-lain, di beberapa tikungan, baik chicane maupun hairpin.

“Lokasinya dirancang sangat strategis, sehingga penonton dapat melihat keseluruhan arena dari satu tempat berpijak. Beberapa tikungan juga akan dihiasi tanaman khas daerah tropis, seperti pisang. Ini membuat suasananya lebih menarik,” ujar wali kota Semarang yang akrab disapa Hendi.

Hendi memprediksi agenda balap yang akan diikuti ratusan crosser kelas dunia itu bakal ramai penonton. Ia pun siap menambah jalur penjualan tiket MXGP Seri ke-13 di Kota Semarang itu baik secara online maupun offline.

“Dalam sisa waktu sekitar lima hari, kami akan berusaha memaksimalkan pelayanan permintaan masyarakat yang antusias untuk menonton MXGP di Semarang. Oleh karena itu, kami mendorong adanya penambahan jalur pembelian tiket melalui kerja sama dengan bandara, maskapai penerbangan, serta penyedia jasa pembelian tiket baik secara offline dan online,” tutur Hendi.

Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang, Muhammad Irwansyah, menceritakan pengalaman menggelar MXGP Seri ke-12 di Pangalpinang, 29 Juni -1 Juli 2018.

“Di tempat kami kendalanya cuaca dan akomodasi. Harapan saya, Kota Semarang bisa lebih baik. Infonya pembeli tiket MXGP secara online, 90% lebih memilih menonton di Kota Semarang,” beber Irwansyah. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia