Penyanyi Thailand Ditangkap di Bandara Semarang Gara-Gara Nyangking Sabu-Sabu

Aparat Bea dan Cukai Semarang menunjukkan barang bukti 1,15 kg sabu/sabu yang coba diselundupkan oleh warga negara Thailand di Bandara Ahmad Yani Semarang. (Antara/I.C.Senjaya)
03 Juli 2018 17:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Seorang penyanyi wanita warga negara Thailand, Walaiwan Boonyiam, 22, ditangkap aparat Bea dan Cukai di Bandara Ahmad Yani Semarang setelah kedapatan membawa sekitar 1,15 kg narkotika jenis sabu-sabu.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Tanjung Emas Semarang, Tjertja Karja Adil di Semarang, Selasa (3/7/2018), mengungkapkan Walaiwan ditangkap pada hari Minggu (1/7/2018), setelah turun dari pesawat Silk Air tujuan Singapura-Semarang. "Sabu-sabu disembunyikan di dalam tas punggung yang dibawa tersangka," kata dia.

Menurut dia, pengungkapan upaya  penyelundupan barang hara, itu bermula ketika petugas mencurigai tersangka yang berperilaku mencurigakan seusai turun dari pesawat. Aparat Bea dan Cukai kemudian sempat menanyai pelaku serta memeriksa barang bawaannya. "Sempat ada kendala karena pelaku tidak bisa berbahasa Indonesia maupun Inggris," katanya.

Bedasarkan hasil pemeriksaan tas tersangka didapati bungkusan plastik berisi kristal bening yang berdasarkan pengecekan positif mengandung methamphetamine. "Sabu-sabu disimpan di ruang tersembunyi di dalam tas punggung pelaku," katanya.

Tersangka dan barang bukti selanjutnya diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Jawa Tengah untuk proses hukum lebih lanjut. Kepala BNN Jateng Brigjen Pol. Tri Agus Heru menyatakan tersangka yang berprofesi sebagai penyanyi ini merupakan kurir.

Ia menjelaskan pelaku berangkat dari Thailand menuju Singapura, sebelum akhirnya terbang ke Semarang dengan pesawat Silk Air. "Dari pemeriksaan, pelaku di bayar US$1.500 untuk mengirim sabu-sabu ke Semarang," katanya.

Menurut dia, pelaku diminta untuk menginap di salah satu hotel di Semarang untuk menyerahkan kiriman barang. BNN sendiri masih mengembangkan penyidikan perkara ini.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia

Sumber : Antara