Polda Jateng Tambah 6 Peleton Personel ke Temanggung

Polisi dan tentara siap mengamankan rapat pleno penghitungan suara Pilbup Temanggung di Kantir KPU setempat. (Antara/Heru Suyitno)
03 Juli 2018 23:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, TEMANGGUNG — Polisi dan tentara siap mengamankan rapat pleno penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Temanggung di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Iumlah personel pengamanan ditambah menjelang kegiatan yang dijadwalkan berlangsung Rabu (4/7/2018).

Penambahan pasukan itu dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam tahapan pilkada atau tepatnya Pilbup Temanggung 2018. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kabupaten itu sempat terteror isu demonstrasi besar-besaran terkait pemilu lokal tersebut.

Kapolres Temanggung AKBP Wiyono Eko Prasetyo, Selasa (3/7/2018), menyatakan Polda Jateng telah menambah kekuatan pengamanan di Mapolres Temanggung hingga 3 peleton Brimob dan 3 peleton Dalmas. Selain itu, katanya, juga ditambah sekitar 40 personel dari Direktorat Reskrim dan Direktorat Intelkam Polda Jateng.

Sebelumnya, dalam pengamanan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng serta Pilbup Temanggung 2018, Polda Jateng juga telah menerjunkan bantuan personel keamanan sebanyak 4 peleton Satuan Brimob dan 1 peleton Dalmas.

Wiyono mengatakan Temanggung merupakan salah satu dari 7 kabupaten di Jawa Tengah yang melaksanakan pemilihan bupati dan wakil bupati bersamaan dengan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah pada 27 Juni 2018, sehingga mendapat tambahan personel pengamanan.

Ia mengatakan hingga saat ini situasi kamtibmas di Kabupaten Temanggung aman dan terkendali.

Dandim 0706/Temanggung Letkol Arm Yusuf Setiaji mengatakan untuk TNI kekuatannya tetap 10 peleton organik dari Kodim Temanggung dan 3 peleton atau satu SSK tambahan dari Batalion Armed Magelang, tetapi masih mempunyai 3 SSK lagi sebagai cadangan yang akan digerakkan kalau situasi memburuk.

"Saya dengan Kapolres Temanggung sudah sepakat untuk mengutamakan cara-cara persuasif, dan selama ini kami selalu mengimbau kepada ketiga pasangan calon bupati dan wakil bupati Temanggung maupun para pendukungnya supaya jangan membuat suasana rusuh, karena yang akan dirugikan adalah rakyat Temanggung sendiri," katanya pula.

Ia mengatakan untuk mengantisipasi kondisi terburuk, pihaknya berkoordinasi dengan Kapolres Temanggung dan atas komando Kapolres, Kodim siap untuk membantu melaksanakan kegiatan pengamanan. "Kami pantau jam per jam karena situasinya sedang rawan dan targetnya tanggal 4 Juli 2018 pleno penghitungan suara di KPU Temanggung bisa dilaksanakan dengan tertib, lancar, dan aman. Kami berpesan kepada masyarakat jadilah masyarakat yang cerdas dan jangan mudah diadu domba," katanya lagi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia

Sumber : Antara