Sudirman Said Akui Kekurangan Dana Menyulitkannya di Pilgub Jateng

Cagub/cawagub Jawa Tengah Sudirman Said (kiri depan) dan Ida Fauziah (kanan depan). (Antara/R. Rekotomo)
05 Juli 2018 09:50 WIB Jaffry Prabu Prakoso Semarang Share :

Semarangpos.com, JAKARTA — Calon gubernur Jawa Tengah (Jateng) Sudirman Said mengakui kekurangan dana yang dialaminya dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jateng dalam rangkaian pemilihan umum kepala daerah (pilkada) serentak 2018 sangat berpengaruh dalam upaya mendongkrak perolehan suara. Dana yang terbatas membuat tim kampanye pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah ini kekurangan orang.

Selain itu, tekanan dari pihak yang sampai saat ini belum diketahui membuat mental tim suksesnya di lapangan tertekan. "Kami bukan hanya mengalami tekanan tapi juga terkendala hambatan dana. Orang yang semula mau support jadi mundur," katanya di Kantor DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jakarta, Rabu (4/7/2018).

Kedatangan pasangan nomor urut 2 dalam pilkada atau tepatnya Pilgub Jateng itu ke Kantor DPP PKB adalah untuk melaporkan segala yang terjadi serta evaluasi Pilgub Jateng kepada pimpinan partai. Sebelumnya, Sudirman dan Ida sudah datang ke Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dan Ketua Umum Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman. Rencananya, besok Sudirman-Ida akan mendatangi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk melaporkan hal yang sama.

Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) pilkada atau Pilgub Jateng 2018, pasangan Sudirman-Ida kalah dari pasangan nomor urut 1 dalam pilkada atau Pilgub Jateng 2018 Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia

Sumber : Bisnis