Tol Semarang-Jogja Perlu Hindari Lahan Subur

Jalan tol ruas Bawen, Kabupaten Semarang. (Solopos/M. Ferri Setiawan)
05 Juli 2018 15:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Jalan Tol Semarang-Jogja yang segera dibangun di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta disarankan tidak melintasi lahan subur. Kebijakan itu hanya bisa diambil pemerintah pusat.

"Kalau bisa tidak melewati lahan subur, ide jalan tol dibangun melayang di atas lahan subur juga bagus, dan jangan sampai melalui jalur padat penduduk karena ini biasanya yang membuat negosisasi agak alot," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Kota Semarang, Jateng, Rabu (4/7/2018).

Selain itu, Ganjar juga berpesan agar pembangunan jalan tol sepanjang 73,194 km itu juga memerhatikan aspek-aspek lingkungan agar pembebasan lahan berjalan lancar.  Jalan tol Semarang-Jogja itu bakal melintasi Bawen, Kabupaten Semarang, Jateng hingga Kabupaten Sleman di DIY.

Pemprov Jateng kini menunggu keputusan pemerintah pusat terkait desain dan detail engineering design jalan bebas hambatan tersebut. "Semua sudah disiapkan secara administrasi dan teknisnya, kita tunggu saja pusat terkait desain dan DED-nya, kita nanti bantu penetapan lokasi dari jalur yang dilewati," ujarnya.

Menurut Ganjar, pembangunan jalan tol Semarang-Jogja ke depannya akan menguntungkan sistem transportasi di Pulau Jawa, khususnya Provinsi Jateng, terutama untuk kelancaran arus lalu lintas. Jalan Tol Semarang-Jogja merupakan bagian dari jalan tol Trans Jawa yang pembangunannya akan dimulai oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat pada 2018. Jalan Tol Semarang-Yogyakarta terbagi menjadi dua ruas yakni ruas Yogyakarta-Magelang dan Magelang-Bawen.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara