26 Mekanik Yamaha Berebut Tiket ke Jepang

Seorang mekanik Yamaha tengah unjuk kebolehan dalam babak final ITGP di Yamaha Flagship, Kota Semarang, Jumat (6/7/2018). (Solopos - Imam Yuda S.)
07 Juli 2018 06:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Sebanyak 26 mekanik terbaik Yamaha dari berbagai daerah di Tanah Air unjuk kebolehan dalam putaran final Indonesia Technician Grand Prix (ITGP) 2018 di Yamaha Flagship, Jl. Pemuda, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Kamis-Jumat (5/-6/7/2018). Mereka beradu kepiawaian dalam merakit kuda besi guna meraih tiket kejuaraan dunia di Jepang.

Sebelum tampil di babak final, 26 teknisi Yamaha itu lebih dahulu menjalani babak penyisihan yang digelar di berbagai daerah sejak Maret lalu.

"Dari 500 mekanik Yamaha yang ambil bagian, akhirnya terseleksi 26 teknisi terbaik dari tiap provinsi. Ke-26 teknisi ini kita adu lagi di babak final," terang General Manager Aftersales and Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), M. Abidin, di sela kontes, Jumat.

Abidin menambahkan dari 26 kontestan akan dipilih tiga orang juara. Ketiga mekanik terbaik itu bakal mendapat uang pembinaan dan tiket menonton MotoGP Seri Sepang di Malaysia.

Sedangkan, juara dalam ITGP Nasional berhak mewakili Yamaha Indonesia ke ajang World Technician Grand Prix (WTGP) di Jepang, 17 Oktober 2018.

Dalam final ITGP yang berlangsung di bengkel Yamaha terbesar di Jateng dan Yogyakarta itu, ada dua materi pengujian yang harus dijalani para kontestan. Materi itu perawatan dan pengukuran, troubleshooting pada bagian mesin injeksi dan tata cara berkomunikasi yang efektif dengan pelanggan.

Hal itu, lanjut Abidin, sesuai kurikulum pendidikan teknisi Yamaha Indonesia yang menggunakan standar global Yamaha Technical Academy (YTA). Sedangkan standar pengujian teknisi ITGP 2018 pun menggunakan standar global yang berlaku untuk distributor Yamaha di seluruh dunia.

ITGP 2018 mengambil tema menciptakan teknisi Yamaha yang profesional, terpercaya dan mampu memberikan pelayanan prima serta memahami kebutuhan konsumen yang terus berkembang sangat dinamis.

Abidin berharap ajang ini menjadi momentum yang tepat untuk menunjukkan performa terbaik teknisi bengkel Yamaha Indonesia. Ia berharap para teknisi andalan Tanah Air mampu bersaing dengan mekanik negara lain, seperti Jepang, Thailand, Vietnam, India, Australia, dan dari Eropa maupun Amerika.

"Maka tunjukkan kemampuan terbaik kalian, seperti yang diperlihatkan Garuda Muda, Galang Hendra Pratama, yang mampu mewujudkan Merah Putih Semakin di depan di kancah dunia melalui ajang balap motor,” ujarnya.

Selain ITGP dalam acara itu juga digelar kompetisi untuk pelajar. Ada sekitar 47 SMK binaan Yamaha yang mengirimkan pelajar untuk ikut dalam SMK Contest 2018 itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia