Pemkab Jepara Akan Ambil Alih Pulau Panjang

Ilustrasi Pulau Panjang, Jepara, Jawa Tengah. (jatengprov.go.id)
07 Juli 2018 12:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, Jawa Tengah (Jateng), bakal memiliki destinasi wisata baru. Hal ini menyusul bakal diambil alih pengelolaan Pulau Panjang dari pihak swasta oleh Pemkab Jepara.

Wakil Bupati Jepara, Dian Kriandi, mengatakan status Pulau Panjang saat ini memang masih dikelola pihak swasta. Hal itu sudah berlangsung sejak 25 tahun lalu dan bakal berakhir 2019 nanti.

“Sampai dengan tahun itu [2019], baru akan dikelola kembali oleh pemkab dan kami akan kelola lebih maksimal,” ujar Andi dikutip laman Internet resmi Pemprov Jateng, Jumat (6/7/2018).

Sambil menunggu masa kontrak tersebut berakhir, pihaknya mulai melakukan upaya konservasi dan penataan di pulau berpasir putih itu. “Tinggal soal waktu saja, kita tunggu saja sampai semua kontrak itu habis,” imbuh Andi.

Andi menilai potensi wisata pantai di Jepara, Jateng, itu tak kalah dengan wisata di pulau lain. Hanya saja, perkembangan di Pulau Panjang terbilang lambat.

Pulau Panjang merupakan salah satu wilayah wisata konservasi pulau keci yang berada di pesisir utara Pulau Jawa. Hal ini sebagaimana ditetapkan melalui Keputusan Bupati Jepara Nomor 522.5.2/728 Tahun 2003 tentang Pencadangan kawasan Taman Pulau Kecil Pulau Panjang. 

Luas Pulau Panjang sekarang, antara 21,1 hektare dengan dipenuhi vegetasi pantai, seperti tanaman bakau, pinus, randu, petai cina, putri malu, pandan, waru laut, dan kanggung laut.

Bagian tengah pulau, merupakan struktur hutan tropis dengan pohon-pohon besar dan tinggi menjulang diselingi perdu dan semak. Tempat ini sekaligus sebagai tempat bagi burung laut untuk berkembang biak. Selain itu ada beberapa tanaman pohon setigi yang cukup langka.

“Di sini juga tumbuh jenis pohon Setigi dan Bayo yang harus terus kita jaga,” papar Andi/

Di Pulau Panjang, wisatawan yang berkunjung bisa melakukan tracking. Selain itu, wisatawan juga bisa melakukan wisata religi dengan berziarah ke makam Syekh Abu Bakar bin Yahya Ba’alawy, yang merupakan salah satu penyebar agama Islam di Jepara.

Selama ini wisatan yang datang ke Pulau Panjang untuk berziarah ke makam Syekh Abu Bakar bin Yahya Ba’alawy cukup banyak, terlebih saat bulan Sura.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya