Hendi Targetkan MXGP Semarang Cetak Rekor Dunia

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, berfoto bersama pembalap MXGP di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Jumat (6/7 - 2018) malam. (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
07 Juli 2018 10:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, berharap MXGP of Asia  yang berlangsung di International Motocross Track Bukit Semarang Baru (BSB), Kecamatan Mijen, Sabtu-Minggu (7-8/7/2018), mampu memecahkan rekor dunia dalam jumlah penonton terbanyak.

“Saya dengar dari IMI [Ikatan Motor Indonesia] selama ini jumlah penonton MXGP terbanyak, selama dua hari digelar, adalah 70.000 orang. Kalau di Semarang bisa mencapai 80.000 orang dalam dua hari tentu akan menciptakan rekor baru,” ujar wali kota yang akrab disapa Hendi itu saat menghadiri acara gala dinner dengan pembalap MXGP di Hotel Gumaya, Kota Semarang, Jumat (6/7/2018) malam.

Hendi optimistis target itu bisa terpenuhi. Hal itu menyusul keunikan yang ditonjolkan sirkuit di BSB, Semarang, sehingga menjadi daya tarik bagi penonton.

Lintasan balap motor yang dibangun di atas lahan seluas 20 hektare itu ditumbuhi pohon khas daerah tropis, seperti pohon pisang dan ketela, di sekelilingnya. Selain itu, lokasi yang berada di daerah perbukitan membuat penonton yang menyaksikan dari tribune bisa menyaksikan aksi para crosser mulai dari garis start hingga finish.

“Akan ada tontonan menarik di sirkuit nanti dari pembalap kelas dunia. Mereka akan menghadapi rintangan yang berat, seperti jumping yang ekstrem. Saya rasa penonton akan sangat terhibur,” beber politikus PDIP itu.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, saat menghadiri gala dinner bersama pembalap MXGP di Hotel Gumaya, Jumat (6/7/2018) malam. (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)

Senada juga diungkapkan Ketua IMI, Sadikin Aksa. Pengusaha asal Makassar itu menilai target MXGP of Asia di Semarang untuk memecahkan rekor jumlah penonton terbanyak bukan sesuatu yang mustahil.

“Saya rasa penonton MXGP di Semarang nanti bukan hanya berasal dari Kota Semarang, tapi juga daerah lain di Pulau Jawa seperti Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bandung. Sudah lama, kejuaraan motor bertaraf dunia tidak digelar di Pulau Jawa,” ujar Sadikin.

Sadikin menyebutkan kali terakhir agenda kejuaraan motocross bertaraf dunia digelar di Pulau Jawa adalah pada tahun 1997. Saat itu, kejuaraan Super Motocross digelar di Yogyakarta.

MXGP 2018 seri sebelumnya sebenarnya digelar di Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, pekan lalu atau Minggu (1/7/2018). Namun, banyak penggemar olahraga ekstrem itu yang tidak bisa menyaksikan secara langsung karena terkendala tiket pesawat.

“Bisa jadi para penggemar motocross di Pulau Jawa akan berbondong-bondong ke Semarang. Saya rasa kalau penonton MXGP di Semarang bisa mencapai 40.000 dalam satu hari sudah sangat bagus,” beber Sadikin.

Tiket untuk menyaksikan MXGP di Semarang dijual dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp150.000-Rp300.000. Khusus untuk pelajar maupun mahasiswa, pihak penyelenggara memberikan diskon sekitar 50%, baik untuk penonton di tribune maupun jenis festival.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya