58 Warga Jepara Keracunan Chicken Corden Blue

Korban keracunan makanan dirawat di posko kesehatan Masjid Darussalam, Kelurahan Demaan, Kecamatan Jepara Kota, Kabupaten Jepara, Jateng, Jumat (6/7 - 2018) malam. (Antara/Polsek Jepara Kota)
07 Juli 2018 18:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Puluhan warga Kelurahan Demaan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga mengalami keracunan akibat mengonsumsi makanan yang disajikan pada acara pernikahan salah satu warga desa setempat. Akibat keracunan massal tersebut, puluhan warga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

Menurut Kapolsek Jepara Kota, AKP Mahendra di Jepara, Sabtu (7/7/2018, peristiwa dugaan keracunan massal tersebut berawal ketika salah seorang warga Kelurahan Demaan menggelar pesta pernikahan di Gedung Ali Purnomo BBPBAP Jepara, Kamis (5/7/2018). Selanjutnya, Jumat (6/7/2018) malam, mulai muncul keluhan dari sejumlah warga yang hadir pada acara resepsi pernikahan itu.

Oleh ketua rukun tetangga (RT) Kelurahan Demaan, kata dia, warga yang merasa mengalami perut mual atau pusing dikumpulkan di Masjid Darussalam Kelurahan Demaan, kemudian memanggil petugas kepolisian serta tim medis setempat. Jumlah korban keracunan sesuai data di posko kesehatan, sebutnya mencapai 58 orang dari berbagai usia dengan keluhan hampir sama, yakni mengalami gejala pusing, mual, sakit perut, muntah, dan demam.

Selanjutnya, terangnya dibuatkan posko kesehatan di kelurahan setempat oleh Dinas Kesehatan Jepara bersama Puskesmas setempat untuk memberikan pelayanan pengobatan terhadap warga yang diduga mengalami keracunan makanan. Selain disediakan 30-an tenaga medis, baik dari DKK maupun Puskesmas juga disediakan lima mobil ambulance.

Informasi dari sejumlah korban keracunan massal tersebut, bahwa rata-rata korban memakan makanan jenis chicken corden blue. Untuk memastikan penyebab terjadinya keracunan massal tersebut, Polsek Jepara Kota bersama Dinas Kesehatan Jepara telah mengambil sampel makanan yang masih tersisa, termasuk jenis makanan yang disebutkan banyak dikonsumsi tamu undangan pesta pernikahan tersebut.

"Nantinya, sampel makanan tersebut akan dilakukan pengujian di laboratorium," katanya.

Jajaran Polsek Jepara Kota yang diterjunkan ke lapangan saat terjadi kasus keracunan, jelasnya langsung bergerak untuk membantu warga, termasuk melakukan pendataan dan pengambilan sisa makanan untuk dilakukan pengujian di laboratorium. Dari puluhan korban keracunan, disebutkan sebanyak 27 orang di antara mereka hanya menjalani rawat jalan, sedangkan 31 lainnya harus menjalani rawat inap.

Di antara para pasien yang harus opname, ada yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum RA. Kartini Jepara sebanyak 17 orang dan Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin sebanyak 14 orang. "Sampai saat ini, kejadian keracunan massal tersebut tidak terdapat korban meninggal dunia dan para korban hanya mengalami gejala pusing, mual, sakit perut, muntah dan demam," ungkapnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia

Sumber : Antara