Suspect Difteri Temanggung Meninggal di Semarang

Imunisasi DT - TT untuk memberikan kekebalan anak terhadap penyakit difteri dan tetanus. (Solopos/Burhan Aris Nugraha)
07 Juli 2018 22:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, TEMANGGUNG — Satu dari dua warga suspect difteri di Perumahan Aza Griya, Kelurahan Walitelon, Kabupaten Temanung, Jawa Tengah meninggal dunia. Suspect difteri itu meninggal saat dirawat di IGD RSUP Kariadi, Kota Semarang, Jateng.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung Sukamsih di Temanggung, Jumat (6/7/2018), mengatakan korban meninggal atas nama Yahya, 4. "Anak suspect difteri meninggal dalam perawatan di IGD RSUP Kariadi, sebelumnya sempat dirawat di RSUD Temanggung," katanya.

Ia mengatakan rumah sakit masih merawat secara intensif satu pasien suspect difteri lainnya. Pasien tersebut dirawat di ruang isolasi agar tidak menulari pasien lain. Difteri menular melalui udara.

Ia mengemukakan kasus difteri pertama pada warga yang kemudian meninggal, Dinkes Temanggung yang mendapat laporan dari rumah sakit langsung melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) di lingkungan tempat tinggal hingga kemudian ditemukan satu lagi kasus difteri.

"Kami masih terus awasi lingkungan tersebut, jangan sampai ada yang tertular lagi. Pencegahan penularan sudah dilakukan," katanya.

Ia mengatakan berdasar keterangan keluarga sebelum sakit, dua warga suspect difteri dan keluarga mereka melakukan perjalanan ke sejumlah tempat seperti Jogja dan Banjarnegara sehingga bisa jadi mereka tertular di tempat yang mereka singgahi atau dalam perjalanan.

"Bisa jadi mereka tidak tertular di Temanggung tetapi dalam perjalanan itu," katanya.

Ia menuturkan penyakit ini muncul pada bulan-bulan temperatur lebih dingin dan terutama menyerang anak-anak berumur di bawah 15 tahun yang tidak mendapat imunisasi difteri. "Maka warga yang belum imunisasi difteri untuk melakukannya. Tidak ada salahnya imunisasi difteri lagi," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara