Ini Dampak MXGP bagi Hotel di Semarang

Ilustrasi tamu hotel. (Solopos/Dok.)
08 Juli 2018 16:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Tingkat okupansi hotel-hotel di Semarang mengalami sedikit peningkatan saat berlangsungnya agenda kejuaraan dunia motocross, MXGP seri Asia, Sabtu-Minggu (7-8/7/2018).

Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Benk Mintosih, mengatakan kenaikan tingkat okupansi tak hanya terjadi di hotel bintang lima yang menjadi tempat menginap para pembalap kelas dunia. Kenaikan juga dialami hotel-hotel bintang dua dan tiga, baik yang berada di pusat kota maupun yang berdekatan dengan arena balapan MXGP di Internasional Motocross Track BSB, Kecamatan Mijen.

"Kalau hotel bintang dua atau tiga biasanya mendapat limpahan tamu yang biasa menginap di hotel bintang lima. Hotel bintang lima kebanyakan penuh karena jadi tempat menginap para pembalap luar negeri dan kru," tutur Benk kepada Semarangpos.com, Sabtu.

Benk menyebutkan ada beberapa hotel mewah di Semarang yang dinyatakan full booked atau pemesanan penuh. Hotel itu antara lain, Grand Arkenso, Fovere, Pose One, Gumaya, dan Grand Candi.

"Saya enggak bisa menyebutkan secara pasti tingkat okupansinya. Tapi, rata-rata sekitar 70%. Ini terbilang naik dari biasanya. Biasanya weekend di Semarang, tingkat okupansi 60% sudah bagus," ujar pria yang juga menjabat sebagai General Manager Star Hotel itu.

Benk menambahkan hotel tempatnya bekerja yang jauh dari lokasi balapan MXGP juga mengalami peningkatan jumlah pengunjung sejak Jumat (6/7/2018) malam.

"Biasanya kalau weekend kita bisa dapat 120 tamu, sekarang mencapai 150-an tamu. Kalau sampai 200 tamu, berarti itu dampak dari MXGP di Semarang," beber Benk.

Senada juga diungkapkan Ketua Indonesia Hotel General Manager (IHGM) Jateng, Albert Widipurnomo. Ketua asosiasi yang kebanyakan anggotanya hotel bintang dua itu mengaku tingkat okupansi hotel di Semarang mengalami peningkatan saat pelaksanaan MXGP seri Asia di Semarang.

"Tingkat okupansi cukup tinggi, rata-rata 80-88%, seperti Hotel Amaris di Jl. Pemuda, Citra Dream, Dafam, Puri Garden, Tugu, Haka, dan Frontone," ujar Albert.

Albert pun berharap tingkat okupansi itu akan mengalami kenaikan saat pelaksanaan babak final MXGP of Asia di Semarang, yang berlangsung Minggu nanti.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Tokopedia