Terampung Hingga Kendal, 3 Nelayan Jepara Ditemukan Selamat

Tiga nelayan yang sempat dikabarkan hilang memberikan keterangan kepada anggota Basarnas Jateng di Jepara, Minggu (8/7 - 2018). (Istimewa/Basarnas Jateng)
09 Juli 2018 14:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Pencarian terhadap tiga nelayan yang dikabarkan hilang di perairan Ujungwatu, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng), akhirnya membuahkan hasil. Ketiga nelayan asal Jepara itu akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di sekitar Pantai Pailus, Minggu (8/7/018).

Seperti diberitakan Semarangpos.com sebelumnya, ketiga nelayan itu, yakni Mulyono, 45, dan Purwanto, 40, warga Metawar, Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo, dan Karnadi, 58, warga Banyumanis, Donorejo, Jepara, dikabarkan hilang secara misterius.

Ketiga nelayan itu semula berangkat melaut bersama rombongan nelayan lain dengan menggunakan kapal secara terpisah, Rabu (4/7/20180. Namun, sesampainya di perairan Mandalika, ketiganya nelayan itu menghilang dan selama empat hari tidak diketahui keberadaannya.

Rekan ketiga nelayan itu pun mencoba melakukan pencarian. Namun, hingga Sabtu (7/7/2018), ketiganya tak kunjung diketemukan.

Para nelayan lain pun akhirnya melaporkan kasus hilangnya tiga nelayan asal Jepara itu ke Basarnas Jateng. Basarnas pun langsung menerjunkann personel guna melakukan pencarian.

Koordinator Basarnas Pos SAR Jepara, Whisnu Yugo Utamo, mengatakan setelah melakukan pencarian selama sehari, tiga nelayan itu pun berhasil ditemukan dalam kondisi selama. Ketiga nelayan itu ternyata terpisah dari rombongan setelah mesin kapal yang ditumpangi mati, hingga terdampar ke perairan Kendal.

“Ketiganya ditolong kapal cantrang di perairan Kendal pada Sabtu sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka kemudian ditarik kapal nelayan Pailus menuju Jepara. Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, ketiganya sampai di Pantai Pailus dalam kondisi selamat,” terang Whisnu dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com, Minggu petang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia