Hasil PPDB SMA Diumumkan Sebelum Pukul 00.00 WIB

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo (tengah), saat memberi keterangan pers terkait pengumuman PPDB online di Kantor Disdikbud Jateng, Semarang, Rabu (11/7/2018). (JIBI/Semarangpos.com - Imam Yuda S.)
11 Juli 2018 21:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, menyatakan tidak akan ada pengunduran jadwal pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat SMA sederajat tahun ini.

Pengumuman daftar peserta lolos seleksi PPDB online, sesuai jadwal diumumkan Rabu (11/7/2018). Namun, hingga pukul 19.00 WIB, laman Internet milik Pemprov Jateng yang mengumumkan hasil seleksi itu, yakni http://jateng.siap-ppdb.com belum merilis nama-nama peserta yang lolos.

Ganjar mengaku tidak ada permasalahan dalam proses pengumuman hasil seleksi PPDB online SMA dan SMK Jateng. Jika saat ini laman PPDB SMA dan SMK Jateng belum mengumumkan daftar peserta yang lolos seleksi, hal itu dikarenakan masih berlangsung proses verifikasi.

 “Insya Allah sebelum batas waktu yang ditentukan, jam 12 malam, jadi diumumkan. Tadi memang kawan-kawan [panitia PPDB Online] kita minta tetap bekerja melakukan pengecekan satu per satu data calon siswa yang masuk,” ujar Ganjar saat dijumpai wartawan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng, Jl. Pemuda, Kota Semarang, Rabu petang.

Ganjar menyebutkan setelah dilakukan pengecekan oleh petugas PPDB online, ada beberapa data di kabupaten maupun kota yang harus diperbaiki. Selain ada juga beberapa peserta yang harus dicoret karena kedapatan menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dengan data yang tidak faktual.

“Kalau ada data yang di-delet, nama di bawahnya akan langsung naik. Makanya, pantau terus [web site PPDB online] sampai malam,” ujar Ganjar.

Ganjar menyebutkan setelah dilakukan verifikasi secara mendetail, pihak panitia menemukan ada sekitar 78.406 pendaftar yang menggunakan SKTM dengan data palsu. Jumlah itu lebih banyak dari SKTM dengan data palsu yang ditemukan panitia sehari sebelumnya atau Selasa (10/7/2018).

“Kita coret semua. Kalau ada yang pakai SKTM palsu ya dicoret. Daftar ke swasta. Kalau nanti ada yang sudah keterima dan ternyata SKTM yang digunakan palsu ya akan kita keluarkan,” tutur Ganjar.

Senada juga disampaikan Kepala Disdikbud Jateng, Gatot Bambang Hastowo. Gatot mengaku akan berupaya memastikan jadwal pengumuman PPDB online tingkat SMA dan SMK di Jateng tepat waktu.

 “Kami upayakan diumumkan hari ini. Sesuai juknis [petunjuk dan teknis] pengumuman PPDB kan hari ini hingga pukul 23.55 WIB. Jadi bersabar saja. Dan terus dipantau,” tutur Gatot.

Gatot menambahkan jika pelaksanaan PPDB online di Jateng tahun ini sebenarnya tidak ada masalah. Hanya saja permasalahan terjadi saat banyaknya calon siswa yang mendaftar dengan menggunakan SKTM dengan data fiktif.

"Masalahnya hanya SKTM ini. Padahal satu anak bisa mendaftar maksimal 4 sekolah dalam satu zonasi. Tapi terkait aturan itu [zonasi] juga tidak ada protes dari masyarakat," tutur Gatot.