Gelar Ujian Mandiri, Undip Siap Tampung Mahasiswa Miskin

Ilustrasi ujian tulis berbasis kertas Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). (Antara/M. Agung Rajasa)
14 Juli 2018 08:30 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Universitas Diponegoro (Undip) Semarang bakal memfasilitasi mahasiswa dari keluarga tidak mampu atau miskin yang diterima melalui jalur seleksi ujian mandiri. Seleksi Ujian Mandiri (SUM) Undip akan digelar di 21 lokasi yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia, Sabtu (14/7/2018).

Wakil Rektor I Bidang Kemahasiswaan dan Akademik Undip, Prof. Muhammad Zainuri, mengatakan seleksi ujian mandiri digelar untuk menampung mahasiswa belum terakomodasi melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) maupun Seleksi Bersama Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Mahasiswa tidak mampu secara ekonomi namun berprestasi biasanya ditampung melalui jalur SNMPTN maupun SBMPTN dengan program Beasiswa Bidikmisi. Kendati demikian, SUM Undip tetap akan memberi kesempatan bagi mahasiswa dari keluarga miskin yang lolos seleksi.

“Mahasiswa tidak mampu tetap akan kami terima. Kalau seandainya, dia menyatakan secara ekonomi tidak mampu akan kami berikan beasiswa, meskipun dia masuk dari jalur ujian mandiri,” tutur Zainuri saat menggelar jumpa pers di Gedung ICT Kampus Undip Tembalang, Kota Semarang, Jumat (13/7/2018).

Zainuri menyebutkan, meski akan mendapat bantuan pendidikan, mahasiswa miskin yang lolos ujian mandiri akan menjalani berbagai persyaratan. Salah satu persyaratan itu, ialah harus memiliki prestasi akademik di atas rata-rata.

“Tentu kami akan memberikan persyaratan, salah satunya mahasiswa itu harus mampu menunjukkan prestasi akademik yang dibuktikan dengan IPK lebih dari 3,5 pada semester pertama,” beber Zainuri.

SUM Undip, lanjut Zainuri, akan diikuti sekitar 31.610 orang. Mereka akan memperebutkan sekitar 2.300 kursi yang tersisa di beberapa program studi yang ditawarkan Undip.

“Ada 51 program studi dari 11 fakultas yang ditawarkan Undip. 51 progam studi itu terdiri dari 17 program studi sosial humaniora dan 34 prodi eksakta,” imbuh Zainuri.

Zainuri menambahkan tahun ini, Zainuri menambahkan tahun ini, Undip menyediakan kursi bagi mahasiswa baru sekitar 8.331. Dari jumlah sebanyak itu, sekitar 70% sudah terisi oleh calon mahasiswa yang lolos seleksi melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) maupun Seleksi Bersama Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

“Tinggal tersisa kuota 30% dari jumlah 8.331 kursi yang disediakan. Sisa 30% ini kami cari melalui jalur mandiri,” beber Zainuri. 

Tokopedia