Gelar UM di 21 Kota, Undip Dipuji Menristekdikti

Menristekdikti, M. Nasir (kedua dari kanan), saat meninjau pelaksanaan Ujian Mandiri di Kampus Undip, Semarang, Sabtu (14/7/2018). (Istimewa - Humas Undip)
15 Juli 2018 06:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir, memuji langkah Universitas Diponegoro (Undip) yang menggelar Ujian Mandiri (UM) di 21 kota di Indonesia, Sabtu (14/7/2018). Natsir menilai hal itu sebagai bentuk kepedulian Undip dalam mengakomodasi calon mahasiswa yang ingin menempuh kuliah di Undip dari berbagai daerah.

“Saya memberikan apresiasi pada Undip yang menggelar UM dengan peserta yang tersebar di seluruh Indonesia. Ini menandakan Undip memperhatikan NKRI, sehingga yang diterima tidak hanya dari Semarang tapi juga kota lain,” ujar Nasir di sela meninjau UM di Kampus Undip, Tembalang, Semarang, seperti dikutip dalam siaran pers Undip, Sabtu.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undip, Prof. M. Zainuri, mengatakan tahun ini tercatat 31.610 peserta memperebutkan kursi masuk Undip melalui jalur UM. Di tahun 2017 diikuti 26.186 peserta, dan tahun 2016 tercatat 21.358 peserta yang bersaing memeperebutkan kursi melalui jalur UM.

Sebelumnya, Undip juga telah menerima mahasiswa baru dari jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) mencapai 2929 orang atau sekitar 30% dari kuota mahasiswa baru Undip tahun akademik 2018/2019. Sementara dari jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) mencapai 3569 orang atau 40% dari kuota calon mahasiswa.

Padahal kuota untuk jalur UM secara nasional telah ditetapkan maksimal 30% dari kuota total penerimaan mahasiswa tahun 2018.

“Peminat yang mendaftar UM Undip ada kenaikan 28% dibandingkan tahun sebelumnya.” terang Prof Zainuri.

Kepala Humas dan Media Undip, Nuswantoro Dwiwarno, membenarkan bahwa peserta UM Undip menunjukkan kenaikan setiap tahunnya. Kenaikan itu tak terlepas dari prestasi dosen dan mahasiswa Undip di tingkat nasional dan internasional serta publikasi dari media.

Selain itu masyarakat juga merasa nyaman kuliah di Semarang sebagai ibukota propinsi yang tenang dan sedikit gejolak,” kata Nuswarno.

Selain jalur UM, Undip juga menerima mahasiswa melalui jalur Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB) yang sudah diselenggarakan tiga tahun ini. Sama dengan jalur yang lain, peserta jalur SBUB juga tidak sepi peminat, namun meningkat tiap tahun.

Prof Zainuri menjelaskan jalur SBUB untuk menampung calon mahasiswa yang berprestasi baik di bidang seni, olah raga maupun saintek, termasuk hafiz Alquran, “Tahun ini kita menerima 119 calon mahasiswa dari 841 peminat yang mendaftar. Kami benar-benar selektif dan tidak asal gegabah menyeleksi mereka di jalur ini,” tuturnya.

Tokopedia