Penggali Sumur Semarang Tertimbun Longsor, Butuh 6 Jam Evakuasi

Ilustrasi mayat. (Solopos/Whisnu Paksa)
16 Juli 2018 11:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG -- Maruwan, 41, warga Tugu RT 004/RW 004, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, meregang nyawa akibat tertimbun tanah longsor saat tengah menggali sumur, Minggu (15/7/2018) siang.

Informasi yang diperoleh Semarangpos.com dari Basarnas Jateng, Maruwan yang sehari-hari bekerja sebagai penggali sumur itu tengah mengerjakan proyek penggalian sumur di Desa Dawung RT 007/RW 003, Kecamatan Mijen, Kota Semarang.

Semula Maruwan tengah menggali sumur dengan kedalaman 6 meter dan berdiameter 60 sentimeter (cm). Namun, saat berada di dasar sumur tiba-tiba tanah di sekelilingnya runtuh hingga menimpa korban.

Warga yang mengetahui hal ini berusaha menyelamatkan Maruwan. Namun, upaya warga tak berhasil sehingga mereka akhirnya meminta pertolongan anggota Basarnas Jateng. Anggota Basarnas Jateng yang mencoba mengangkat tubuh Maruwan dari dasar sumur pun sempat mengalami kesulitan.

Namun, setelah enam jam berupaya jasad Maruwan akhirnya berhasil diangkat dari dasar sumur. "Setelah upaya kurang lebih enam jam Tim SAR gabungan berhasil mengevakusi korban dalam keadaan meninggal dunia. Korban langsung dibawa ke rumah duka," ujar Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Jateng, Agung Hari Wibowo, dalam keterangan resmi, Minggu.

Agung menyebutkan kecelakaan yang menimpa Maruwan terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Namun, jasad Maruwan baru bisa dievakuasi  dari dasar sumur sekitar pukul 19.30 WIB.

"Kondisi sumur  yang sempit dan banyak material yang harus dibersihkan menjadi kendala Tim SAR dalam mengevakuasi korban," imbuh Agung.