Praktik Jual Beli Seragam di Sekolah Rawan Terjadi, Adukan ke Sini

Ilustrasi seragam sekolah. (dok. JIBI/Solopos - Burhan Aris N.)
18 Juli 2018 12:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Kota Semarang menilai pelanggaran sekolah berupa praktik penjualan seragam ke siswa berpotensi terjadi lagi pada tahun ajaran baru 2018/2019.

Ketua Posko Layanan Pengaduan PPDB Kota Semarang dan Provinsi Jateng dari Pattiro, M. Syofii, menyebutkan praktik jual beli seragam memang kerap terjadi saat tahun ajaran baru. Padahal, praktik itu jelas melanggar Permendikbud No. 45/2014 tentang Pakaian Seragam.

“Di Permendikbud itu jelas disebutkan pengadaan pakaian seragam sekolah diusahakan sendiri orang tua atau wali peserta didik. Seragam sekolah juga tidak boleh dikaitkan dengan pelaksanaan PPDB,” ujar Syofii kepada Semarangpos.com, Selasa (17/7/2018).

Kendati telah diatur dalam Permendikbud No.45/2014, masih banyak sekolah yang melakukan pelanggaran dengan menjual seragam ke siswa baru melalui koperasi. Praktik ini sulit dihilangkan karena pihak sekolah, baik guru maupun karyawan, kerap mendapat keuntungan besar dari penjualan seragam sekolah ke peserta didik.

“Yang jadi permasalahan harga beli seragam sekolah jauh lebih tinggi daripada harga pasaran dan guru atau karyawan sekolah biasanya mengambil keuntungan dari itu,” ujar Syofii.

Untuk mengantisipasi terjadinya praktik jual beli seragam yang dilakukan pihak sekolah, Pattiro Semarang pun mendesak Disdikbud Jateng mengeluarkan kebijakan yang tegas. Pattiro mendesak Disdikbud Jateng melarang sekolah maupun koperasi sekolah menjual seragam maupun atribut sekolah.

“Kami juga meminta Disdikbud Jateng untuk melakukan pengawasan terhadap sekolah yang tetap menjual seragam dan atribut. Kalau ada yang ketahuan melakukan praktik itu, Disdikbud Jateng harus berani memberi sanksi,” imbuh Syofii.

Selain mendesak Disdikbud Jateng, Pattiro Semarang juga meminta masyarakat untuk memberikan informasi jika menemukan sekolah maupun koperasi sekolah yang masih menjual seragam ke siswa. Aduan bisa disampaikan ke Posko Layanan Pengaduan PPDB Kota Semarang dan Jateng di nomor 085713287479 atau (0274) 844553. Pengaduan juga bisa disampaikan melalui email ke pattiro­_semarang@yahoo.com