Angka Kemiskinan Jateng Diklaim Turun Drastis

Ilustrasi kemiskinan. (Solopos/Dok)
18 Juli 2018 08:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, mengklaim angka kemiskinan di Jateng menurun drastis pada Maret 2018. Jika pada Maret 2017, kemiskinan Jateng mencapai 13,01% atau sekitar 4 juta lebih, maka pada Maret 2018, angka itu turun menjadi 11,32%.

Alhamdulillah niki enthuk kabar, kabare lumayan. BPS [Badan Pusat Statistik] habis melaporkan hasil surveinya. Ternyata seluruh Indonesia, provinsi yang paling banyak menurunkan angka kemiskinan itu Jateng,” terang Ganjar dikutip laman Internet Pemprov Jateng, Selasa (17/4/2018).

Tokopedia

Ganjar menyebutkan dari data BPS itu, angka kemiskinan Jateng pada Maret tahun ini berkisar 11,32%. Dengan kata lain, ada penurunan angka kemisikinan dibanding tahun lalu mencapai 553.520 orang.

Ganjar menilai keberhasilan menurunkan angka kemiskinan itu berkat partisipasi pemerintah yang ada di seluruh tingkatan, mulai dari perangkat desa, camat, hingga bupati.

 “Ini pasti partisipasi panjenengan, kades, perangkat, camat, bupati. Kula sing tukang nglumpuk-nglumpukke. Dan alhamdulillah kemarin Jateng juga dinyatakan menjadi tempat investasi paling menarik di seluruh Indonesia. Bahkan kemarin kita mendapatkan penghargaan provinsi yang memberikan pelayanan perizinan terbaik se Indonesia. Dan (penghargaan) Jateng paling banyak, salah satunya di Purworejo,” tutur Ganjar.

Berbagai keberhasilan yang dicapai Jateng, lanjut Ganjar, menunjukkan semangat pemerintah di semua tingkatan sama, termasuk masyarakat.

“Nantinya saya ingin pantau terus menerus perkembangan bagaimana pembinaan mentalitas dan spiritualitas. Sehingga manusia bisa imbang melaksanakan pembangunan,” ucap politikus PDIP itu.