Terminal Terboyo Semarang Masuki Masa Lelang

Terminal Terboyo. (Bisnis/Alif N.)
21 Juli 2018 01:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Alih fungsi Terminal Terboyo Semarang yang semula melayani penumpang menjadi terminal barang saat ini memasuki masa pelelangan. Pembangunan terminal itu nantinya dilakukan oleh Dinas Tata Ruang (Distaru) dan pengelolaannya langsung oleh Dishub Kota Semarang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang M. Khadik mengatakan pembangunan Terminal Terboyo akan dilakukan oleh Dinas Tata Ruang (Distaru) dan pengelolaannya langsung oleh Dishub Kota. "Masih dalam proses lelang di ULP. Namun, pembangunannya nanti oleh Dinas Penataan Ruang Kota Semarang. Kami nanti pengelolaannya kalau sudah jadi," ujarnya Kamis (18/7/2018).

Tokopedia

Dikatakan Khadik, kondisi selasar Terminal Terboyo nampak belum banyak perbedaan dari pembongkaran sebelumnya. Beberapa kerangka bangunan terlihat menonjol dan sisa puing pembongkaran masih berserakan di sekitar bekas bangunan.

Selasar Terminal Terboyo yang telah dibongkar di antaranya sisi utara maupun selatan seiring dengan pembangunan terminal yang semula untuk penumpang tersebut menjadi terminal barang. Sejumlah bus pun masih keluar masuk ke dalam terminal meski kondisi penumpang ketika itu tidak terlalu ramai, termasuk sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yanng masih terlihat di kawasan Terminal Terboyo Semarang

Khadik mengatakan, pembongkaran selasar bangunan akan dilakukan setelah adanya pemenang lelang untuk pembongkaran aset. Pasalnya, untuk pembangunan terminal barang masih menunggu pemenang lelang proyek.

"Jadi, ada dua kegiatan. Pertama, pembongkaran aset, sudah ada pemenang lelang dan sudah jalan. Ini ditangani Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kedua, pembangunan terminal barang yang dilakukan Distaru," jelasnya.

Khadik menambahkan pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Kota Semarang terkait terminal pemindahan PKL Terminal Terboyo ke Pasar Banjardowo, selain ke Terminal Mangkang sebagaimana direncanakan sebelumnya.

Khadik mengklaim, pihaknya telah melakukan pendekatan dengan para pedagang yang ada di Terminal Terboyo. Pendekatan tersebut antara lain dengan menawarkan relokasi di Pasar Banjardowo dan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan.

"Kami berikan tenggat waktu sampai Agustus 2018, sembari menunggu pemenang lelang pembangunan terminal. Tetapi kami terus pendekatan agar segera pindah," ujarnya.

Sementara itu, untuk pemindahan transit bus antar kota dalam provinsi (AKDP) ke Terminal Penggaron, telah dikomunikasikan dengan Dishub Provinsi Jateng. Sedangkan untuk bus antar kota antar provinsi (AKAP) ke Terminal Mangkang kepada Kementerian.

Khadik mengatakan Terminal Mangkang Semarang yang sebelumnya dikelola oleh Pemkot Semarang, kata dia, saat ini sudah diserahkan pengelolaannya kepada pusat. Sementara itu, Terminal Penggaron diserahkan pengelolaannya kepada Pemprov Jawa Tengah.

"Kami sudah kirim surat ke Dishub provinsi dan Kemenhub untuk pemindahan bus AKDP ke Terminal Penggaron dan bus AKAP ke Terminal Mangkang. Kalau dari kami, ya, berharap secepatnya dimulai pembangunan," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis