Penurunan Jam Kerja Tekan Ekspor Jateng

Suasana bongkar muat kontainer di Terminal Peti Kemas (TPKS) Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Jumat(16/1 - 2015). (Bisnis/Juli Nugroho)
22 Juli 2018 04:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat nilai ekspor Jateng pada Juni 2018 senilai US$427,04 juta atau merosot 29,05% dibandingkan dengan ekspor Mei 2018 yang nilainya mencapai US$601,88 juta.

Kepala BPS Jateng, Margo Yuwono, mengatakan penurunan nilai ekspor tersebut dipicu menurunnya jam kerja kerena banyaknya waktu libur Lebaran yang jatuh pada bulan Juni. "Penurunan terjadi dikarenakan bulan Juni kemarin jam kerja kita banyak liburnya, sehingga ini berdampak pada nilai ekspor yang menurun, sehingga pengusaha merasa rugi karena libur panjang tersebut," kata Margo, Senin (16/7/2018).

Tokopedia

Margo menjelaskan terdapat tiga kelompok komoditas utama yang mempunyai nilai ekspor tertinggi selama periode Januari-Juni 2018, yaitu tekstil dan barang tekstil, kayu dan barang dari kayu, serta bermacam barang hasil pabrik. "Tekstil dan barang tekstil memberi andil sebesar 42,40%, kayu dan barang dari kayu memberi andil 15,35% dan bermacam barang hasil pabrik memberi andil 11,21%. Nilai ekspor untuk ketiga kelompok komoditas ini pada bulan Juni 2018 masing-masing sebesar US$200,87 juta, US$56,13 juta, dan US$38,71 juta," ujarnya.

Margo menjelaskan negara pangsa pasar utama ekspor Jateng selama periode Januari-Juni 2018 masih didominasi Amerika Serikat, Jepang dan Tiongkok. Ekspor kumulatif ke ketiga negara tersebut periode Januari-Juni 2018 masing masing adalah sebesar US$865,71 juta, US$390,70 juta, dan US$252,44 juta. "Peranan ketiga negara tersebut terhadap ekspor Jateng periode Januari-Juni 2018 mencapai 46,99%. Ekspor Jateng masih saja ke beberapa negara besar seperti Amerika Tiongkok dan Jepang," ujarnya.

Dia menambahkan, adapun ekspor Jateng ke kawasan ASEAN selama periode Januari-Juni 2018 mencapai US$336,11 juta atau berkontribusi sebesar 10,47% terhadap total ekspor Jawa Tengah. "Ekspor ke kawasan Uni Eropa tercatat sebesar US$424,18 juta atau berkontribusi sebesar 13,21% dan ekspor ke kawasan negara-negara utama lainnya (9 negara) tercatat sebesar US$1.906,05 juta. Ekspor Jawa Tengah ke 9 negara tujuan utama memiliki kontribusi terbesar terhadap total ekspor Jawa Tengah periode Januari-Juni 2018 yaitu sebesar 59,36%," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis