Suhu Udara di Kota Semarang Capai 35 Derajat Celcius, Ini Penyebabnya...

Ilustrasi cuaca panas. (Solopos.com/Dok.)
24 Juli 2018 07:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Suhu udara di Kota Semarang beberapa hari terakhir terasa panas dan lembab. Pantauan Semarangpos.com, temperatur di ibu kota Jawa Tengah (Jateng) itu pada Senin (23/7/2018) malam, bahkan mencapai 35 derajat celcius.

Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang, Iis Harmoko, menyebutkan penyebab tingginya suhu udara di Kota Semarang dalam beberapa hari terakhir. Selain karena mendekati puncak kemarau, temperatur udara yang panas itu tak lain disebabkan adanya hembusan angin timur di wilayah Semarang dan sekitarnya.

“Hembusan angin timur ini kian menguat dari hari ke hari. Selain itu juga seiring datangnya puncak musim kemarau yang diperkirakan jatuh pada akhir Juli hingga awal Agustus nanti,” ujar Iis saat dihubungi Semarangpos.com, Senin petang.

Iis menambahkan udara panas kala siang hari kerap dipicu rendahnya tingkat kelembaban udara. Saat ini, rata-rata kelembapan udara Kota Semarang saat siang hari berkisar 50-60%. “Sehingga memang cukup bikin gerah,” papar Iis.

Bahkan, pada awal Juli sangat rendah kelembaban udaranya, sekitar 40-50%. Perubahan kelembapan udara yang seperti ini membuat udara terasa kering. Terpisah, seorang warga Semarang yang tinggal di Jl. Layur, Semarang Utara, Fariz Tri Joko Pamungkas, mengaku suhu udara di Kota Semarang membuatnya tidak nyaman. Saking tidak nyamannya, pria berusia 45 tahun itu bahkan tak bisa tidur jika tidak menggunakan kipas angin.

 “Sampai-sampai saya beli kipas angin baru untuk ditempatkan di kamar. Jadi sekarang ada dua kipas angin di kamar. Kalau mau tidur, dua-duanya saya nyalakan supaya enggak kegerahan,” tutur Fariz saat berbincang dengan Semarangpos.com, Senin siang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya