ACT Jateng Targetkan Tebar 1.500 Hewan Kurban

Pemeriksaaan hewan kurban. (Solopos.com/M.Ferri Setiawan)
24 Juli 2018 04:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Jawa Tengah menargetkan penyaluran 1.500 hewan kurban kepada masyarakat di 35 kabupaten dan kota di Jateng melalui Program Indonesia Berqurban.

"Hewan kurban yang kami himpun akan kami salurkan ke daerah-darah yang jarang ada kurban, terutama di pelosok-pelosok Jateng dan daerah yang sering terjadi bencana, serta daerah yang menjadi kantong kemiskinan," kata Staf Program ACT Jateng Giyanto di Kota Semarang, Kamis (19/7/2018).

Ia menjelaskan bahwa pendistribusian hewan kurban di Provinsi Jateng akan dibagi menjadi tujuh zona, yaitu Semarang Raya, Pati Raya, Banyumas Raya, Pekalongan Raya, Kedu Rata, Solo Raya, dan Tegal Raya dengan target 22.500 orang penerima manfaat.

Selain mendistribusikan hewan kurban, ACT Jateng bersama Global Qurban juga melaksanakan Program Dapur Qurban yang diharapkam menjadi momen kebersamaan yang akan menyasar wilayah pra-sejahtera di tujuh zona distribusi kurban di Provinsi Jateng.

Momen ini, kata dia, diwujudkan dengan santap bersama menu utama daging kurban yang dimasak dengan sajian khas kuliner daerah setempat dan diharapkan membantu masyarakat betul-betul menikmati kebersamaan saat Hari Iduladha, termasuk yang mungkin hari itu tidak memiliki bahan makanan lainnya kecuali daging kurban.

"Nantinya momen kurban tahun ini akan dinikmati oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari mereka yang mampu hingga mereka yang membutuhkan karena Idul Adha itu mempersatukan umat, hari besar umat Islam dengan segala kebersamaannya," ujarnya.

Manajer ACT Jateng Sri Suroto menambahkan, Program Indonesia Berqurban merupakan salah satu program kemanusiaan ACT dengan target hewan kurban sebanyak 62.000 ekor setara kambing yang akan didistribusikan ke 34 provinsi dan 250 kabupaten/kota se-Indonesia.

"Momen kurban tahun ini berdekatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia, ini menjadi momen yang tepat untuk menguatkan semangat kebangsaan dan mempererat persatuan. Tahun lalu kita buktikan bagaimana kebersamaan masyarakat Indonesia mampu meluaskan maslahat kurban hingga pelosok negeri dan negara-negara yang terdampak bencana dan krisis kemanusiaan," katanya.

Menurut dia, penyaluran hewan kurban hingga ke beberapa negara yang membutuhkan ini menjadi bagian diplomasi kemanusiaan internasional yang dilakukan bangsa Indonesia. "Tahun 2016 kami menyalurkan 17.600 ekor hewan kurban, 2017 meningkat menjadi 21.256 ekor, dan tahun ini kami menargetkan 62.000 ekor hewan kurban," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara