Temui Ganjar, Mahfud M.D. Bantah PDKT

Mantan Ketua MK, Mahfud M.D., saat berkunjung ke rumah dinas gubernur Jateng, Puri Gedeh, di Semarang, Selasa (24/7 - 2018). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
24 Juli 2018 17:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Salah satu tokoh nasional yang masuk dalam bursa calon wakil presiden Joko Widodo, Mahfud M.D., melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, di rumah dinas gubernur Jateng, Puri Gedeh, Kota Semarang, Selasa (24/7/2018).

Pertemuan itu berlangsung secara tertutup, sekitar 30 menit sekitar pukul 13.00 WIB. Mahfud datang menemui Ganjar seusai mengisi pengajian di Kabupaten Demak.

Meski demikian, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu membantah jika pertemuannya dengan kader PDI Perjuangan itu terkait namanya yang masuk dalam bursa pencalonan cawapres untuk Jokowi.

“Ini hanya pertemuan biasa. Ini [Ganjar] dulu teman saya waktu di Komisi III DPR. Kita sama-sama berjuang. Kemarin saat Pilgub Jateng enggak sempat bertemu. Sekarang ketemu, mau mengucapkan selamat. Itu saja,” kata Mahfud saat dijumpai wartawan seusai pertemuan dengan Ganjar.

Kedatangan Mahfud ke Puri Gedeh memang menimbulkan tanda tanya besar. Terlebih, setelah dirinya disebut-sebut sebagai salah satu calon potensial pendamping Jokowi pada Pilpres 2019.

Di sisi lain, Ganjar memang dikenal cukup dekat dengan Jokowi. Selain dekat dalam hubungan pemerintahan, Ganjar dan Jokowi juga merupakan kader PDIP.

“Enggak, enggak, enggak ada kaitannya dengan cawapres. Kan fungsinya beda, ini gubernur, cawapres itu urusan lain. Ini teman saja,” ujar Mahfud.

Mahfud mengaku hubungannya dengan Ganjar sudah terjalin dengan baik sejak lama. “Dulu kami sering saling mengunjungi. Beliau pernah makan di rumah saya dan saya makan di rumah beliau,” dalih Mahfud.

Sementara itu, Ganjar mengaku pertemuan dengan Mahfud sebenarnya sudah dijadwalkan sejak akhir pekan kemain. Saat itu, Mahfud ke Semarang untuk menjadi promotor anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Ida Budiati, yang mengikuti ujia doktoral di Undip.

“Sebenarnya sudah janjian mau ketemu Sabtu kemarin. Tapi enggak sempat,” ujar Ganjar.

Ganjar mengatakan selama bertemu dengan Mahfud ada berbagai macam hal yang dibicarakan. Mulai dari kondisi pilkada di Jateng hingga isu-isu politik nasional.

“Iya tadi dia menyampaikan menurut Mas Ganjar bagaimana [terkait nama Mahfud yang masuk bursa cawapres]? Menurut saya ya, nama beliau terpapar sebagai tokoh penting nasional,” imbuh Ganjar. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya