Taksi Argometer Bandara Semarang Ternyata Sementara

Kesibukan di luar terminal Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (7/6 - 2018). (Bisnis/Yustinus Andry)
24 Juli 2018 16:50 WIB Rio Sandy Pradana Semarang Share :

Semarangpos.com, JAKARTA — Operasional taksi berargometer di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang masih bersifat sementara. General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Ahmad Yani, Indah Preastuty, menyatakan penambahan layanan taksi argometer akan terus dievaluasi.

“Layanan taksi yang disediakan ini merupakan bentuk tambahan alternatif moda transportasi darat bagi penumpang," katanya, Selasa (24/7/2018).

Tokopedia

Pihak pengelola bandara bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah akan membuat tim untuk melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja pelayanan angkutan taksi secara berkala setiap bulan. “Kami harap dengan adanya penambahan taksi argometer di Bandara Ahmad Yani dapat meningkatkan pelayanan, memberikan kenyamanan, keaman, dan kepuasan bagi pengguna jasa bandara,” jelas Indah.

Pada Agustus 2018, lanjutnya, akan dilakukan lelang terbuka. Persyaratan lelang sebagai operator taksi bandara adalah memperhitungkan keramahan pelayanan petugas, kualitas kendaraan yang digunakan, dan jaminan keamanan bagi penumpang.

Selama ini, angkutan darat yang tersedia bagi penumpang adalah Primer Koperasi Angkatan Darat (Primkopad) S-16, beberapa rental mobil, dan Bus Rapit Transit Trans Semarang. Adapun, kapasitas maksimal bandara yang beberapa waktu lalu rampung direnovasi mencapai 6,9 juta penumpang per tahun.

Langkah tersebut dilakukan AP I setelah mendapati seorang penumpang yang mengalami perbuatan tidak menyenangkan berupa pengadangan oleh aparat bandara karena menggunakan taksi non-resmi. Penumpang tersebut bahkan diminta keluar dari taksi yang ditumpanginya dan diminta menggunakan transportasi lain.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis