Ini Dia Calon Paskibraka asal Jateng, Salah Satunya Ingin Jadi Prajurit TNI

Calon Paskibraka asal Grobogan, M. Rajif Maulana (tengah), bertemu Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, di Rumah Dinas Gubernur Jateng, Puri Gedeh, Kota Semarang, Selasa (24/7 - 2018). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
24 Juli 2018 19:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Mendapat kesempatan menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) merupakan kebanggan bagi setiap pelajar di Indonesia. Terlebih jika mampu menembus barisan pasukan 8 atau pasukan inti yang bertugas membawa bendera pusaka saat upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, 17 Agustus nanti.

Hal itu diungkapkan pelajar asal SMAN 1 Purwodadi, Grobogan, Muhammad Rajif Maulana, saat bertemu Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, di rumah dinas gubernur Jateng, Puri Gedeh, Kota Semarang, Selasa (24/7/2018).

Rajif yang datang ke Puri Gedeh ditemani orang tua dan adiknya berharap mampu menembus pasukan inti, yang bertugas membawa bendera pusaka sekaligus membentangkannya saat upacara Hari Kemerdekaan RI nanti.

“Saya minta doa restunya pak. Semoga bisa sukses selama menjalani masa karantina di Jakarta dan membawa harum nama Jateng,” ujar pelajar asal Grobogan itu saat bertatap muka dengan Ganjar di Puri Gedeh, Selasa.

Rajif merupakan satu dari dua pelajar yang mendapat kehormatan mewakili Jateng menjadi calon Paskibraka tahun 2018. Selain Rajif, Jateng juga mengirimkan pelajar putri asal SMAN 1 Pekalongan, Wina Aulia Attarizki, untuk menjalani pelatihan tingkat nasional yang berlangsung 25 Juli -16 Agustus nanti.

Keduanya mendapat tiket ke Jakarta setelah menyisihkan puluhan pelajar dari berbagai kabupaten dan kota di Jateng selama masa seleksi yang berlangsung sejak April lalu.

Saat seleksi, Rajif mengaku tak hanya dites dari segi kemampuan baris berbaris, tapi juga kemampuan akademik dan keterampilan mengenai budaya asli daerah.

“Kemarin saat seleksi yang dinilai juga kemampuan bahasa Inggris dan kesenian. Saat itu, saya membawakan tarian kuda lumping. Itu mungkin yang membuat saya terpilih mewakili Jateng menjadi calon Paskibraka tingkat nasional,” tutur remaja yang bercita-cita menjadi prajurit TNI itu.

Terpisah, Ganjar memberikan apresiasi atas keseriusan Rajif dalam menjalani proses sebagai Paskibraka tingkat nasional. Ia pun berharap Rajif meraih kesuksesan dan mampu membawa nama harum bagi Jateng. “Semoga kamu meraih kesuksesan. Pesan saya satu, yang penting serius dan tekun selama menjalani pelatihan,” ujar Ganjar. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya