Tahun 2019, Guru di Semarang Bakal Terima TPP

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, berdialog dengan siswa SDN Tembalang, Selasa (24/7 - 2018). (Semarangpos.com/Humas Pemkot Semarang)
25 Juli 2018 07:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bakal memberikan tambahan penghasilan PNS (TPP) kepada para guru bersertifikasi, pengawas sekolah dan kepala sekolah negeri pada 2019 nanti. Kebijakan itu disampaikan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, saat berkunjung ke SD Negeri Tembalang, Kota Semarang, Selasa (24/7/2018).

“Hari ini [kebijakan pemberian TPP] sudah kami ajukan ke DPRD dan bila pola ini disetujui oleh teman-teman dewan. Maka dipastikan seluruh guru bersertifikasi, pengawas sekolah, dan kepala sekolah mulai 2019 akan mendapatkan tambahan  penghasilan,” jelas wali kota yang akrab disapa Hendi itu dalam keterangan resmi, Selasa.

Dalam usulan Pemkot Semarang terkait TPP, tak kurang anggaran sekitar Rp90 miliar akan digelontorkan guna menyejahterakan lebih dari 4.600 tenaga pendidik. Hendi optimistis kebijakan itu dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Semarang. Hal itu disampaikannya dalam rapat paripurna sehari sebelumnya di hadapan seluruh anggota dan pimpinan DPRD Kota Semarang, Senin (23/7/2018).

Selain memberikan tambahan penghasilan, Hendi saat di SD Negeri Tembalang juga menegaskan akan secara rutin mengecek kondisi fasilitas pendidikan di Kota Semarang. "Tidak boleh ada lagi sekolah di Semarang yang infrastrukturnya jelek, maka untuk SD SMP khususnya yang negeri saya tekankan kepada Kepala Dinas Pendidikan yang baru bahwa fasilitasnya harus baik", tegas Hendi.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Semarang, Gunawan Saptogiri, yang baru dilantik Kamis (19/7/2018), menyatakan realisasi program SD SMP swasta gratis yang dirancang oleh wali kota Hendi akan menjadi upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kota Semarang. "Dengan tanpa biaya pasti peminat sekolah swasta juga akan bertambah, sehingga bisa terdorong peningkatan kualitas pendidikan. Terkait ini akan kami realisasikan juga mulai 2019 secara bertahap ke beberapa sekolah,” beber Gunawan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya