Menpora Pastikan Rp1,5 M Bonus bagi Peraih Emas Asian Games 2018

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi diwawancarai wartawan seusai ziarah ke makam bibinya di Permakaman Umum Desa Kaliputu, Kecamatan Kota, Kudus, Jateng, Rabu (25/7 - 2018). (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
26 Juli 2018 02:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, KUDUS — Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi memastikan atlet peraih medali emas pada Asian Games 2018 bakal berlimpah bonus. Dianggarkan dana Rp1,5 miliar untuk kebutuhan itu.

"Bonus peraih medali emas sebesar itu merupakan tertinggi sepanjang sejarah Asian Games," ujar Imam Nahrawi seusai berziarah ke makam kerabatnya di Kudus, Rabu (25/7/2018).

Untuk peraih medali peraknya, kata dia, masih seperti ijon, jadi yang menentukan klasemen adalah emas. Oleh karena itu, lanjut dia, medali emas yang harus dijadikan motivasi semua atlet untuk bisa meraihnya. Dengan raihan medali emas, katanya, atlet akan mendapatkan bonus terbesar.

Terkait dengan uang saku, dia pun memastikan bakal ditepati sebagai beberapa tahun terakhir. Hal tersebut, katanya, sudah dilakukan penerintah untuk ajang Sea Games Kualalumpur, Sea Games Singapura dan Olimpiade Brazil ditepati. "Jadi tidak ada istilah janji. Kami menepati semuanya, termasuk uang saku dan demikian halnya di Asian Games ini juga akan ditepati," ujarnya.

Ia menegaskan sepanjang tahun 2017-2018 beres semua dan tidak ada istilah keterlambatan. Dengan adanya bonus besar tersebut, para atlet diharapkan terpacu untuk berprestasi dalam mengharumkan nama bangsa. Adapun target prestasi pada Asian Games 2018, kata Nahrawi, menargetkan masuk sepuluh besar.

"Jika dikonversikan dengan medali emas, maka berkisar 16-an medali," ujarnya.

Pada ajang Asian Games 2018 yang diadakan di Jakarta dan Palembang yang akan digelar pada 18 Agustus-2 September 2018 bakal diikuti 45 negara dan akan mempertandingkan 463 nomor event dari 40 cabang olahraga. Untuk kesiapan tempat digelarnya ajang Asian Games 2018, dipastikan siap karena saat ini hanya tahap penyelesaian akhir.

Ia juga menyayangkan adanya perusakan kursi di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. "Informasi terbaru, sudah dipasang kembali. Seharusnya semua pihak menjaganya bukannya merusak karena Indonesia menjadi tuan rumah ajang Asian Games 2018," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara