Bekas Pegawai Zeus Karaoke Semarang Ungkap Prostitusi ke Wartawan di Kantor Polisi

Ladies companion Zeus Executive Karaoke di Hotel Grand Edge Semarang. (deskgram.com)
26 Juli 2018 06:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Seorang mantan pegawai Zeus Executive Karaoke Semarang berinisial G, 45, mengungkapkan praktik prostitusi di tempat hiburan malam yang terletak di Hotel Grand Edge, Jl. Sultan Agung, Kota Semarang, Jawa Tengah itu.

Praktik asusila itu diungkapkan G seusai melaporkan kasus dugaan pengancaman oleh pemilik karaoke ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Jawa Tengah, Rabu (25/7/2018).

Tokopedia

Menurut dia, praktik prostitusi di tempat hiburan karaoke tersebut terorganisasi dengan rapi. "Modusnya, pelanggan tempat karaoke bisa mem-booking wanita pemandu lagu yang bekerja di tempat karaoke itu," katanya.

Tarif untuk sekali kencan dengan wanita pemandu lagu di tempat hiburan karaoke yang terletak dalam hotel itu mencapai Rp1,4 juta. "Tarif ini masuk dalam tagihan yang harus dibayarkan oleh pelanggan," katanya.

Kencan dengan wanita pemandu lagu harus dilakukan oleh pelanggan di hotel yang masih satu kompleks dengan tempat hiburan karaoke ini. Tersedia belasan wanita pemandu lagu di tempat hiburan karaoke ini yang bisa disewa jasanya untuk berkencan.

"Pembagian bayarannya, nona-nona ini nanti mendapat bagian Rp1 juta. Sisanya untuk administrasi manajemen," katanya.

Diakuinya di hadapan wartawan, prostitusi di tempat hiburan karaoke itu sudah mulai diselidiki oleh polisi. Menurut wanita yang belum lama ini dipecat oleh manajemen Zeus Executive Karaoke itu, polisi telah menggeledah tempat hiburan karaoke tersebut.

Ditanya tentang laporannya ke polisi, dia mengaku mengadukan pemilik Zeus Executive Karaoke yang telah melakukan pengancaman terhadap dirinya. Menurutnya, ancaman itu berkaitan dengan kesaksiannya kepada polisi tentang penyelidikan kasus prostitusi di Zeus.

"Saya diancam agar memberikan keterangan sesuai yang mereka perintahkan," katanya. Warga Semarang ini pun sudah mengubah keterangan dalam berita acara pemeriksaan saat diperiksa oleh penyidik.

Kasubbag Humas Polrestabes Semarang Kompol Baihaqi membenarkan adanya laporan oleh mantan pegawai Zeus Executive Karaoke. Ia menyebut perkara tersebut saat ini sedang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Semarang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara