Pelaksana Lelang Proyek Pasar Johar Disomasi Gara-Gara Salahi Prosedur

Ilustrasi pembangunan infrastruktur. (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
27 Juli 2018 14:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — PT Reka Esti Utama, perusahaan penyedia jasa konstruksi di Kota Semarang melayangkan somasi terhadap pelaksana lelang proyek pembangunan alun-alun Pasar Johar Semarang.

Kuasa hukum PT Reka Esti Utama, Niko Pamenang, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (26/7/2018), mengatakan somasi dilayangkan menyusul maladministrasi dan prosedur yang terjadi saat proses lelang yang dilaksanakan oleh Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemerintah Kota Semarang. Akibat kesalahan prosedur itu, kata dia, perusahaan kliennya mengalami kerugian.

Ia menjelaskan pada lelang proyek tersebut PT Reka Esti Utama mengajukan penawaran senilai Rp44,9 miliar. "Tawaran itu merupakan yang paling rendah dibanding yang lain," katanya.

Selain itu, lanjut dia, secara teknis perusahaan kliennya itu memiliki sarana dan tenaga ahli yang siap untuk melaksanakan pekerjaan tersenut. Nyatanya, sambung dia PT Reka gugur dan dianggap tidak memenuhi syarat hanya karena kesalahan sepele saat mengunggah data secara online.

"Hanya salah memasukkan tanggal saja. Padahal jika ada data yang kurang jelas, pihak Pokja ULP meminta peserta menyampaikan klarifikasi," katanya.

Pada kenyataannya, menurut dia, hal tersebut tidak dilakukan. "Kami sempat mengirimkan sanggahan, namun ULP tidak memberi kesempatan untuk memberikan klarifikasi," katanya.

Ia menuturkan upaya damai sudah disampaikan, namun hingga kini tidak ada iktikad baik dari pelaksana lelang. Ia menilai persoalan lelang proyek alun-alun Pasar Johar itu masih belum tuntas mengingat perusahaan pemenang lelangnya diduga bermasalah juga.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara