3Store Buka di Semarang dengan Konsep Milenial

Head of Customer Engagement and Operation PT Hutchison 3 Indonesia Julandi George Fransiskus (kanan) hadir dalam peresmian Outlet 3Store Semarang, Rabu (25/7 - 2018). (Antara/Zuhdiar Laeis)
28 Juli 2018 03:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Operator layanan seluler Tri Indonesia membuka Outlet 3Store di Kota Semarang, Jawa Tengah. Langkah itu demi memuluskan upaya Tri (3) menggarap pangsa milenial seiring dengan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat sekarang ini, khususnya generasi muda.

"Sekarang ini, pelanggan riil kami secara nasional mencapai 33 juta pengguna," ungkap Head of Customer Engagement and Operation PT Hutchison 3 Indonesia, Julandi George Fransiskus, seusai peresmian gerai 3Store Semarang di Jl. Sriwijaya No. 70, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (25/7/2018).

Tokopedia

Outlet itu didesain sesuai kebutuhan anak muda di era milenial. Tidak ada perangkat komputer manual di meja 3Store yang baru saja diresmikan itu. Para petugas yang bersiaga menunggu pelanggan yang datang di tempat itu hanya dibekali komputer tablet.

"Kalau dulu, pelanggan duduk, ada kursi dan meja dengan perangkat komputer, sekarang para petugas pakai tablet langsung melayani pelanggan yang datang. Bisa langsung mengakses Wifi," katanya.

Pergeseran pola konsumsi informasi, kata dia, ditunjukkan dengan banyaknya pelanggan yang lebih memilih layanan secara digital ketimbang telepon atau datang ke kantor pelayanan seperti dulu. "Customer kami mayoritas lebih ke arah digital atau online. Sudah jarang yang datang ke kantor. Tetapi, pelayanan offline tetapi kami buka karena perlu, misalnya untuk registrasi," katanya.

Konsep yang dibangun di 3Store Semarang itu, kata dia, merupakan terobosan Tri memenuhi kebutuhan dan gaya pelanggan milenial yang diterapkan di 42 gerai 3Store di seluruh Indonesia. Seiring dengan kebijakan registrasi kartu perdana, diakuinya justru menguntungkan bagi operator seluler karena bisa lebih fokus pada pengembangan produk dengan diperolehnya pelanggan riil.

"Ada perubahan dari dulunya beli paket dan buang, sekarang lebih ke isi ulang. Pelanggan kami yang regostrasi juga semakin banyak. Semarang ini merupakan kuat untuk Jawa Tengah," katanya. Selain itu, imbuh Julandi, penggunaan pulsa untuk telepon dan pesan singkat (SMS) juga kian berkurang karena banyak pelanggan yang memilih untuk penggunaan internet atau kuota internet.

Sementara itu, Divisional Operational Head Central Java dan Sulawesi Benny Tofani Sulaksono menambahkan kebijakan registrasi kartu prabayar membantu operator untuk mengembangkan produk. "Mayoritas pelanggan kami juga dari milenial. Dari 33 juta pelanggan aktif Tri, 70% di antaranya milenial dengan usia antara 15-24 tahun. Mereka menggunakan paket data semua," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara