Pemprov Jateng Belum Putuskan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games 2018

Pembawa obor (torch bearer), Dian Sastro Wardoyo (tengah), berlari sambil membawa api obor saat Kirab Obor Asian Games 2018 di Jl. Slamet Riyadi, Solo, Kamis (19/7 - 2018). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
29 Juli 2018 08:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengaku belum mengusulkan bonus bagi atlet peraih medali pada Asian Games 2018 asal Jateng.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Urip Sihabudin, mengatakan pemprov memang berencana memberikan apresiasi berupa insentif maupun dana tali asih bagi atlet yang berkontribusi di Asian Games. Meski demikian, hingga saat ini besaran dana tali asih itu masih sebatas dalam perencanaan.

Tokopedia

"Belum kita tentukan [besaran insentif]. Kan baru mau kita usulkan. Semoga bisa masuk dalam APBD Perubahan," ujar Urip saat berbincang dengan Semarangpos.com di Puri Gedeh, Selasa (24/7/2018).

Urip menyebutkan dana tali asih itu akan diberikan bagi para atlet yang meraih medali di ajang Asian Games. Dana itu sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet yang telah mengharumkan nama Jateng di kancah internasional. "Selain atlet, tentu kami juga akan berikan dana tali asih bagi pelatihnya," imbuh Urip.

Urip menambahkan total ada sekitar 54 atlet asal Jateng yang akan tampil pada Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang, 18 Agustus - 9 September nanti. Dari jumlah atlet sebanyak itu paling banyak tampil di cabang olahraga pencak silat dan sepak takraw. "Harapan kami tentunya atlet asal Jateng bisa menyumbang medali, terutama di pencak silat. Apalagi kita paling banyak menyumbang atlet di pencak silat. Selain itu pemusatan latihan juga digelar di Jateng, yakni Solo," tutur Urip. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya