Lo? Banser NU Tiba-Tiba Ngaku Netral atas Pengajian Abdul Somad di Semarang

Ilustrasi Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Nahdlatul Ulama. (nujabar.or.id)
29 Juli 2018 05:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Pihak-pihak yang terlibat dalam pro dan kontra terkait pengajian Ustaz Abdul Somad di Semarang, Jawa Tengah, Senin-Selasa (30-31/7/2018), tampaknya tidak mampu istikamah dalam sikap. Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Nahdlatul Ulama Kota Semarang mengklaim telah dicatut namanya untuk menolak pengajian tersebut.

Setelah Polrestabes Semarang yang semula berkomitmen mengawal pelaksanaan pengajian itu, lalu mengaku belum memproses permohonan izin pelaksanaan, organisasi muslim terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama, tampaknya tersandera kegamangan serupa. Barisan Ansor Serba Guna (Banser) NU Kota Semarang yang merupakan organisasi sayap ormas terbesar umat Islam Indonesia tersebut semula diklaim menolak pengajian Abdul Somad, mendadak mengaku netral.

Pernyataan itu dikemukakan Ketua Divisi Cyber Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang, Dimas, sebagaimana dikutip Kantor Berita Antara di Kota Semarang, Jateng, Sabtu (28/7/2018). Menurutnya, organisasi sayap Nahdlatul Ulama (NU) itu bersikap netral berkaitan dengan pengajian yang salah satunya akan dilaksanakan di Kampus Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.

"Banser tidak dalam posisi mendukung atau menolak," tukas Ketua Divisi Cyber Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang Dimas di Kota Semarang, Jateng, Sabtu.

Bahkan, tambahnya, kader Banser diperbolehkan mengikuti kegiatan tersebut asalkan tidak menggunakan atribut organisasi sayap NU tersebut. "Silakan hadir, tapi tanpa atribut," tambahnya.

Berkaitan dengan keberadaan oknum beratribut Banser NU yang ikut menyatakan penolakan di Mapolrestabes Semarang, menurut dia, hal tersebut telah diklarifikasi hingga tingkat wilayah. Ia menjelaskan orang yang dimaksud tidak tercatat sebagai anggota Banser. "Kami sudah lihat fotonya. Atribut Banser kan banyak dijual bebas," kilahnya.

Sebelumnya, sejumlah ormas menyatakan menolak pelaksanaan pengajian yang menghadirkan Ustaz Abdul Somad. Ustaz Abdul Somad direncanakan menghadiri sejumlah pengajian di Kota Semarang selama dua hari, Senin dan Selasa mendatang. Jika benar Banser NU dicatut namanya, mestinya kasus penipuan atau pencemaran nama baik semacam itu bakal berlanjut ke ranah hukum.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara