35 Pelajar Jateng Lolos Seleksi Siswa Mengenal Nusantara

Pelajar peserta program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) Jawa Tengah menjalani seleksi di Kota Semarang, Jateng, Jumat (27/7 - 2018). (Antara/Dokumen Humasda 4)
29 Juli 2018 11:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Sebanyak 35 pelajar Jawa Tengah, Jumat (27/7/2018), terpilih untuk mengikuti program Siswa Mengenal Nusantara (SMN) 2018 mewakili provinsi ini untuk mrlakukan studi banding ke Kalimantan Barat, Agustus 2018 mendatang.

"Sudah terpilih sebanyak 35 siswa sekolah menengah atas [SMA] sederajat dari proses seleksi yang dilakukan," kata Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang, Suprapto.

Program SMN merupakan kegiatan pertukaran pelajar di Indonesia yang diinisiasi oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan difasilitasi seluruh BUMN yang memiliki wilayah kerja di 34 provinsi. Pada tahun ini, PT KAI ditunjuk sebagai koordinator kegiatan SMN di Jateng bersama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, dan Perum Perhutani.

"Tahapan seleksi berlangsung selama dua hari, 26-27 Juli ini, meliputi tes tertulis dan tes wawancara yang diikuti oleh 70 siswa SMA sederajat yang berasal dari 35 kabupaten-kota di Jateng," katanya.

Proses seleksi itu dilakukan jajaran BUMN yang menjadi penyelenggara bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng untuk menjaring siswa berprestasi dari keluarga tidak mampu untuk diikutkan program SMN. Dari 35 siswa tersebut, kata Suprapto, akan ditambah lagi tiga siswa SMA luar biasa atau siswa berkebutuhan khusus yang nominenya akan menyusul disampaikan oleh Disdikbud Jateng.

"Setelah ini, peserta yang terpilih akan menjalani pembekalan pada 9-12 Agustus 2018, kemudian pada 13 Agustus 2018 diberangkatkan ke Kalimantan Barat untuk mengikuti program SMN," katanya. Sebaliknya, terang dia, peserta SMN dari Kalimantan Barat akan dikirimkan ke Jateng karena dengan kegiatan ini memang diharapkan bisa saling mengenal keanekaragaman budaya maupun kekayaan alam daerah lain.

Menurut dia, program SMN memang bertujuan menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air sejak dini kepada siswa SMA, SMK, maupun SMALB dengan mengirimkannnya untuk mengunjungi langsung daerah lain. "Nantinya, para siswa bisa berinteraksi secara langsung dengan komponen pemerintah dan masyarakat di provinsi atau daerah yang dikunjunginya. Jadi, bisa mengenal dan mengetahui langsung," kata Suprapto.

Vice Presiden Corporate Social Responsibility (CSR) PT KAI Agus Setiono mengharapkan siswa-siswi dari Jateng yang terpilih untuk mengikuti program SMN 2018 bisa melaksanakannya secara lancar. "Saya juga berharap kepada para siswa-siswi yang terpilih untuk menjaga nama baik Jateng," katanya seusai penutupan seleksi program SMN 2018 dari Jateng yang berlangsung di Hotel Allstay Semarang itu.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara