Persijap Jepara Kalahkan Persatu Tuban di Laga Perdana

Pemain Persatu Tuban berebut bola dengan pemain belakang Persijap Jepara pada laga kompetisi Liga 3 Nasional di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Minggu (29/7 - 2018). (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
30 Juli 2018 10:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, JEPARA —Kesebelasan Persijap Jepara menang 2-1 atas tamunya, Persatu Tuban, pada laga perdana kompetisi Liga 3 Nasional di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Jawa Tengah, Minggu (29/7/2018).

Meskipun bermain di hadapan pendukung, Persijap Jepara yang berjuluk Laskar Kalinyamat itu tampil hati-hati. Memasuki menit ke-20, tim Persijap mencoba meningkatkan tempo serangan. Hasilnya, pada menit ke-27 tim tuan rumah berhasil unggul lebih dahulu lewat Sopyan yang memanfaatkan kemelut di depan gawang lawan Persatu Tuban, skor 1-0 untuk keunggulan Persijap Jepara.

Tokopedia

Tertinggal satu gol, tim Peratu Tuban yang diasuh pelatih Edy Sutrisno mencoba membalas kekalahan dengan melakukan serangan namun hingga babak pertama berakhir, belum ada gol balasan yang tercipta. Seusai turun minum, tim Persijap Jepara kembali memberikan tekanan dengan melakukan variasi serangan dari sisi kiri, tengah dan kanan.

Meskipun tempo permainan berjalan sedang, tim tuan rumah cenderung bermain efektif dibandingkan Laskar Ronggolawe—julukan Persatu Tuban. Hasilnya, pada menit ke-59 tim asuhan Patrick Ghigani itu justru kembali menjebol jala lawan yang dijaga kiper Wiro Rejo untuk mengubah keunggulan menjadi 2-0 lewat pemain bernomor punggung 9, Dani Raharjanto.

Tertinggal 2-0, membuat tim Persatu Tuban memainkan tempo cepat demi menyamakan kedudukan. Penetrasi yang dilancarkan Persatu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74 lewat pemain bernomor punggung 7, Edi Winarno, sehingga skor pun berubah 2-1.

Skor 2-1 bertahan hingga wasit Cholid Daryanto asal Yogyakarta meniup peluit tanda laga kedua kesebelasan berakhir. Asisten Pelatih Persijap Anjar Jambore Widodo mengaku puas dengan poin tiga yang diraih anak asuhnya pada laga perdana Liga 3 Nasional ini.

Ia mengakui anak asuhnya berhasil menerapkan strategi yang selama ini diinstruksikan, termasuk disimulasikan saat latihan. "Tim lawan juga bermain bagus, namun anak asuhnya berhasil bermain efektif hingga menghasilkan dua gol," ujarnya.

Terkait kepemimpinan wasit, kata dia, normal-normal saja, meskipun ada protes dari tim lawan. "Bisa dimaklumi kalau merasa dirugikan," ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Persatu Tuban Edy Sutrisno mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit pertandingan karena gol kedua yang tercipta murni offside. Akibatnya, lanjut dia, permainan anak asuhnya cenderung keras menjurus ke kasar.

"Nantinya harus ada pembenahan soal kepemimpinan wasit," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara