Keterbelakangan Mental, Remaja asal Batang Tenggelam di Curug Semawur

Anggota tim SAR gabungan tengah mengevakuasi jenazah remaja asal Batang di Curug Semawur, Senin (30/7/2018). (Istimewa - Humas Basarnas Jateng)
30 Juli 2018 17:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Seorang remaja asal Desa Kebaturan RT 002/RW 001, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, ditemukan tewas di selatan Curug Semawur, Senin (30/7/2018) siang. Remaja bernama Munadzirin, 16, itu awalnya dilaporkan hilang sejak Jumat (27/7/2018).

Informasi dari Basarnas Jawa Tengah (Jateng), Senin siang, remaja yang memiliki keterbelakangan mental itu diduga tewas akibat kecelakaan air. Jasadnya ditemukan tim SAR gabungan di selatan area curug aliran Sungai Semawur, kurang lebih 0,5 kilometer (Km), sekitar pukul 11.30 WIB.

Tokopedia

“Pada Jumat siang, korban disuruh mengambil tempat makanan di SDN Baturan. Namun korban tidak sampai ke sekolah. Informasi dari warga, ia kali terakhir terlihat di Curug Semawur, Desa Kalirejo. Ia bahkan sempat terlihat membantu warga memetik kopi, tapi sampai sore enggak pulang ke rumah,” ujar Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Jateng, Agung Hari Prabowo, dalam keterangan resmi Senin siang.

Setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas , Polsek Bawang, Koramil Bawang, Banser, SAR One, Bravo, Batang Rescue, dan warga akhirnya remaja yang juga diketahui mengalami keterbelakangan mental tersebut akhirnya ditemukan.

"Yang menemukan SRU 2 yang mana melakukan pencarian dengan penyisiran dari Desa Geritan sampai ke curug yang jaraknya kurang lebih 4 km," ungkap Agung.

Agung menyebutkan proses evakuasi berjalan kurang lebih dua jam, karena kondisi area Curug Semawur yang berbukit dan terjal berbatu. Selanjutnya, korban dibawa ke Puskesma Bawang untuk divisum sebelum dikembalikan ke kekeluarga.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya