Pasang Foto Polwan Cantik di Bak, Truk di Demak Diberhentikan Polisi

Truk dengan foto Briptu Eka diberhentikan polisi di wilayah Kabupaten Demak, Jateng. (Instagram/satlantas_polresdemak)
31 Juli 2018 18:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Solopos.com, DEMAK — Gambar pada truk memang ada berbagai macam dan terkadang mampu menyedot perhatian pengguna jalan lainnya. Mulai dari gambar wanita cantik hingga kalimat-kalimat menggelitik kerap kali menghiasi bak truk.

Namun di wilayah Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng), truk yang dipasangi gambar sosok cantik wanita polisi atau yang kerap disebut polwan, Briptu Eka, justru diberhentikan aparat Polres Demak. Tak begitu jelas alasan aparat menghentikan truk tersebut.

Tokopedia

Aparat Satlantas Polres Demak, melalui akun Instagram @satlantas_polresdemak, Selasa (24/7/2018), menyatakan Kanit Patroli Polres Demak, Ipda Setyo, menghentikan truk tersebut demi memberikan teguran kepada sopir truk terkait pemasangan foto Briptu Eka pada bak truk.

"Upaya Kanit Patroli Ipda Setyo memberikan teguran simpatik kepada sopir truk yang memasang gambar polwan di belakang truk," tulis pengelola akun Instagram milik Satlantas Polres Demak tersebut.

Tanpa dengan alasan yang jelas, sopir truk bergambar Briptu Eka itu juga diminta meminta maaf atas foto yang terpasang pada bak truk. Si sopir yang tak disebutkan namanya itu meminta maaf karena belum meminta izin kepada Briptu Eka atas pemasangan foto pada bak truk.

"Pak polisi, karena sudah menyalahi aturan enggak mohon izin sama bapak ibu kepolisian dan berani menempel gambar. Sekali lagi kami memohon maaf sebesar-besarnya, sudi kiranya ibu polwan memaafkan," ucapnya sembari beberapa kali sedikit menundukkan badannya di hadapan aparat.

Namun aksi polisi dari Polres Demak itu dipertanyakan netizen. Publik pengguna Internet di Instagram kebingungan pemasangan gambar Briptu Eka disertai imbauan untuk mematuhi peraturan lalu lintas pada bak truk justru memicu aparat menghentikan truk tersebut. "Kayak dilarang buat kreatif ya hehe," tulis pengguna akun Instagram @hendrairvant.

"Saya berpikir polisi pengayom dan pelayan masyarakat yang humanis. Ketika kecintaan masyarakat terhadap polisi diekspresikan lewat gambar,meme dll apa salah? Kalau memang salah tolong aturan dibuat dengan jelas," tanya pengguna akun Instagram @didik_sugiyanto83.

"Apanya yang salah? Kan di gambar juga ada pesan yang bagus?" tambah pengguna akun Instagram @totoheriyanto06.

Meski dicecar sejumlah pertanyaan dari warganet yang kebingungan, pengelola akun Instagram milik Satlantas Polres Demak itu tak memberikan jawaban. Di sisi lain, aksi aparat Polres Demak itu kini viral dan menyisakan kebingungan di antara netizen.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya