Reksa Dana Jasa Marga Terkait Jalan Tol Semarang-Kertosono Dirilis Agustus

Mobil melintas di ruas arah pintu masuk Tol Bawen, Semarang, Rabu (6/6 - 2018). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
01 Agustus 2018 03:50 WIB Tegar Arief Semarang Share :

Semarangpos.com, JAKARTA — PT Jasa Marga (Persero) Tbk. akan kembali menerbitkan reksa dana pendapatan tetap (RDPT) dengan menggandeng PT Mandiri Manajemen Investasi. Proyek yang akan dijadikan underlying asset adalah tiga ruas jalan tol, yakni Semarang-Batang, Solo-Ngawi, dan Ngawi-Kertosono.

Direktur PT Mandiri Manajemen Investasi Endang Astharanti mengatakan reksa dana ini merupakan RDPT lanjutan yang sebelumnya telah diterbitkan oleh Jasa Marga. Dari RDPT tahap kedua ini, perseroan menargetkan dapat memperoleh dana hingga Rp1,5 triliun.

"Sebentar lagi akan diterbitkan, kemungkinan minggu pertama atau minggu kedua Agustus. Saat ini sudah dalam masa penawaran. Target total dari kedua RDPT ini Rp3 triliun," papar Asti di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Produk ini memiliki IRRa sebesar 10,25% per tahun. Asti menjelaskan, RDPT tahap kedua ini dana yang diperolah akan digunakan untuk kebutuhan pembangunan jalan lebih lanjut. Sebab, pembangunan tol tidak dilakukan hanya dalam satu tahap.

Adapun investor yang diincar adalah investor profesional yang memiliki akreditasi, sebagaimana arahan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Karena ini berbentuk RDPT, maka investor yang dipilih juga sangat selektif. "Rencananya ini akan diterbitkan tidak lama lagi, awal Agustus," ujarnya.

Belum lama ini, Jasa Marga meluncurkan RDPT Mandiri Infrastruktur Ekuitas Transjawa tahap pertama dengan nilai sekitar Rp1,4 triliun. Jumlah itu merupakan sebagian dari total dana segar yang dibidik melalui instrumen tersebut senilai Rp3 triliun.

Dengan produk ini, investor menempatkan dana di instrumen RDPT yang dikelola oleh manajer investasi. Kemudian, manajer investasi melakukan akuisisi terhadap 20% kepemilikan saham di tiga anak perusahaan jalan tol (APJT) milik emiten berkode saham JSMR itu.

Adapun, tiga perseroan tersebut yakni PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), dan PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNKK).

Adapun dana yang masuk akan digunakan untuk menyelesaikan seluruh proyek perseroan yang tengah berjalan. Tercatat, JSMR memiliki konsesi ruas tol sepanjang 1.527 km.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya