Dewi Aryani Pertemukan Warga Terdampak Tol dan PT Waskita

Politikus PDI Perjuangan Dewi Aryani tampil sebagai mediator antara warga terdampak pembangunan tol di Kabupaten Tegal dan PT Waskita Karya di Balai Desa Kebandingan, Kecamatan Kedung Banteng, Selasa (31/7 - 2018). (Antara/Istimewa)
01 Agustus 2018 02:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, TEGAL — Anggota DPR asal Dapil Jateng IX (Kabupaten Brebes, Tegal, dan Kabupaten Tegal) Dewi Aryani, Selasa (31/7/2018), berinisiatif tampil sebagai mediator antara warga yang terdampak pembangunan jalan tol di Kabupaten Tegal dan PT Waskita Karya.

Pertemuan dua pihak yang sebelumnya bersilang pendapat di Balai Desa Kebandingan, Kecamatan Kedungbanteng, kabupaten Tegal, Jawa Tengah itu melahirkan kata sepakat. PT Waskita Karya mengabulkan seluruh tuntutan masyarakat, seperti pencopotan pagar kawat duri di Persawahan Desa Kebandingan.

Selain itu, kata Dewi Aryani yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang konstruksi itu akan membangun sistem irigasi permanen sepanjang jalan area pertanian. "Dalam pembangunan itu, PT Waskita Karya akan melibatkan masyarakat sekitar dan prinsip pelaksanaan secara swakelola. Dengan demikian, menyerap tenaga kerja di daerah sekitar," ujar Dewi.

Bahkan, lanjut Dewi Aryani yang bakal kembali mencalonkan diri saat Pemilu 2019 itu, pembangunan sistem irigasi langsung dimulai pengerjaannya pada Selasa itu juga. Masyarakat pun bersorak mendapatkan solusi yang terbaik yang selama beberapa bulan ini menemui jalan buntu, bahkan sampai mereka berdemo.

Hal lain yang disepakati dalam pertemuan yang dihadiri Direktur Operasi II Waskita Karya Bambang Rianto, kata Dewi lebih lanjut, sertifikat tanah akan segera dipecah sesuai permintaan warga. PT Waskita Karya juga berkomitmen mengecek kembali peruntukan hibah jalan yang sudah digunakan. Di sisi lain, masyarakat dalam pertemuan itu juga meminta ada tempat pembuangan akhir (TPA) untuk menampung sampah rumah tangga di Kabupaten Tegal.

Dialog yang dimediasi oleh Dewi Aryani itu juga dihadiri lima kepala desa dan tokoh masyarakat dari Kecamatan Kedung Banteng dan Tarub, di antaranya Desa Kebandingan, Tonggara, Karangjati, Bulakwaru, dan Samiran. selain dihadiri Direktur Operasi II Waskita Karya Bambang Rianto, Pimpinan Proyek Tol Pejagan Pemalang Benny, juga Camat Kedungbanteng Imam Maskur.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

 

Sumber : Antara