Rawat 15 Macan, Bonbin Mangkang Habiskan 800 Kg Daging

Tiga perawat hewan Taman Margasatwa Semarang menggendong bayi harimau di Taman Margasatwa Semarang, Selasa (31/7 - 2018). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
01 Agustus 2018 17:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Taman Margasatwa Semarang atau yang populer disebut Bonbin Mangkang menghabiskan 800 kg daging setiap harinya untuk perawatan 15 harimau Benggala dan seekor singa yang menjadi koleksi kebun binatang tersebut.

Dokter Taman Margasatwa Semarang, Aniek Sus Hartati, menyebutkan selain daging, harimau di Bonbin Mangkang juga dijaga kesehatannya dengan diberi vitamin.

"Kalau untuk yang bayi harimau gizinya masih sangat kita perhatikan. Selain daging, ketiga bayi harimau juga kita beri vitamin dan obat cacing setiap tiga bulan sekali. Mereka juga masih mengonsumsi air susu dari induknya," tutur Aniek saat berbincang dengan Semarangpos.com di Bonbin Mangkang, Selasa (31/7/2018).

Aniek menambahkan, jatah 800 kg daging untuk 15 harimau dan satu ekor singa itu tidak diberikan setiap hari. Dalam sepekan ada satu hari di mana 15 harimau dan satu singa itu wajib berpuasa atau tidak mengonsumsi apa pun.

"Itu kami terapkan agar harimau dan singa tidak mengalami obesitas atau kegemukan. Kalau gemuk kan enggak bisa bergerak aktif, terutama saat banyak pengunjung yang ingin melihat," beber Aniek.

Aniek menambahkan khusus untuk perawatan tiga bayi macan yang baru lahir 2 Juni lalu, pihaknya juga menerapkan aturan ketat. Ketiga bayi harimau yang diberi nama oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, dengan julukan Cantik, Anggun, dan Jelita itu saat ini ditempatkan dalam kadang terpisah dari induknya, Rengganis.

Selain 15 harimau benggala dan satu ekor singa, Taman Margasatwa Semarang juga memiliki satu ekor harimau Sumatra atau Panthera tigris sondaica.

Namun, harimau Sumatra itu saat ini tengah dipinjamkan ke Lembaga Konservasi Sido Muncul untuk dikawinkan dengan harimau jenis yang sama. 

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya