Polda Jateng Prioritaskan Proyek Bendungan Logung

Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono berbincang-bincang dengan pelaksana proyek Bendungan Logung Kudus, Jateng, Selasa (31/7 - 2018). (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
03 Agustus 2018 01:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, KUDUS — Polda Jateng memprioritaskan pengamanan proyek pembangunan Bendungan Logung di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah hingga pembangunannya selesai dilakukan. Proyek itu merupakan proyek strategis nasional.

"Proyek bendungan ini tentunya bakal memberikan manfaat untuk penghidupan masyarakat, terutama di bidang pertanian," ujar Kapolda Jateng Irjen Pol. Condro Kirono yang ditemui wartawan di sela-sela kunjungannya ke Bendungan Logung Kudus dengan didampingi Bupati Kudus Musthofa, Selasa (31/7/2018).

Dengan dibangunnya Bendungan Logung, kata dia, lahan pertanian masyarakat setempat tentunya bisa terhindar dari potensi tergenang banjir saat musim hujan sehingga bisa panen. Oleh karena itu, lanjut dia, jajarannya di Kudus diminta membantu memberikan dorongan supaya para pekerjanya bisa bekerja dengan nyaman dan aman.

"Setidaknya, target penyelesaian pembangunan bisa tepat waktu dan manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat," ujarnya.

Terkait pengamanan, kata dia, sejak awal memang sudah diberikan pendampingan dari polsek setempat serta TNI. Bahkan, lanjut dia, ada anggota kepolisian yang terus memantau perkembangannya. "Alhamdulillah tidak ada gangguan, termasuk aksi pemalakan terhadap kendaraan proyek juga tidak ditemukan," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kudus Musthofa menerangkan pembangunan Bendungan Logung kini menjadi harapan masyarakat setelah selama puluhan tahun hanya cerita. Kini, lanjut dia, telah terlaksana berkat pemberian langsung dari Presiden setelah selama 41 tahun belum juga bisa direalisasikan.? Hal terpenting dari bangunan ini soal manfaatnya karena nantinya lahan yang awalnya tidak produktif setelah mendapatkan saluran irigasi tentunya menjadi produktif," ujarnya.

Terkait dengan penyediaan saluran irigasnya, kata dia, saat ini tengah dilakukan pembebasan lahan. Dari lahan semula seluas 2.600 ha, kata dia, saat ini meningkat menjadi 5.000 ha.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara