4 Jembatan Timbang di Jateng Belum Penuhi Syarat

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan inspeksi mendadak di Jembatan Timbang Sarang, Kabupaten Rembang, Kamis (2/7 - 2015). (Antara)
03 Agustus 2018 05:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah Satriyo Hidayat menyatakan pengaktifan kembali empat jembatan timbang belum akan dilakukan sebelum pengkajian terkait dengan persyaratan yang terpenuhi.

"Jembatan timbang di Jateng belum memenuhi syarat, pengaktifan menunggu kajian," katanya saat dihubungi melalui telepon di Semarang, Rabu (1/8/2018).

Di Provinsi Jateng terdapat empat jembatan timbang, yakni di Wanareja Kabupaten Cilacap, Subah Kabupaten Batang, Klepu Kabupaten Semarang, dan Sarang Kabupaten Rembang. Menurut dia, kewenangan pengelolaan empat jembatan timbang tersebut berada di tangan pemerintah pusat.

"Kami sudah serahkan ke Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Kalau yang beroperasi 1 Agustus ini hanya [jembatan timbang] dari Jawa Barat dan Jawa Timur, yang menjadi pilot project," ujarnya.

Satriyo mengungkapkan, dari empat jembatan timbang di Jateng, hanya Jembatan Timbang Sarang, Kabupaten Rembang yang memiliki tempat bongkar muat barang. "Salah satu syarat pengaktifan jembatan timbang adalah memiliki tempat bongkar muat barang dari kendaraan pengangkut yang kelebihan muatan," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap agar pengaktifan kembali jembatan timbang di beberapa titik, mempertimbangkan berbagai hal agar tidak merugikan konsumen. Terkait dengan hal tersebut, Ganjar mengimbau Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia Jateng untuk mempertimbangkan wacana menaikkan harga jasa angkutan barang menjelang pengaktifan kembali jembatan timbang.

"Kalau ini didorong pasti akan terjadi inflasi dan berdasarkan rapat di TPID dan TPIP pusat, infrastruktur yang sudah baik ayo digunakan untuk logistik manajemen, dimana logistik manajemen kita termasuk yang tinggi," ujarnya. Politikus PDI Perjuangan itu juga mendorong pemerintah menyiapkan transportasi logistik alternatif dengan memanfaatkan rel kereta api dan jalur laut.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara