Jandia Diangkut Ambulans, Gawang PSIS Bobol 2 Kali di Kandang Bali United

Striker PSIS Semarang Hari Nur Yulianto. (Instagram/hny_22)
04 Agustus 2018 17:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Ambisi PSIS Semarang mencuri poin di markas Bali United pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2018 gagal terpenuhi. Skuat berjuluk Mahesa Jenar itu harus menerima kekalahan dari Bali United 0-2 dalam laga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (4/8/2018) sore.

Kedua gol Bali United masing-masing diciptakan Fadli Sauso pada menit ke-27 dan Melvin Platje di menit ke-68.

Kekalahan ini menjadi yang kesembilan bagi PSIS Semarang selama mengarungi kompetisi Liga 1 Indonesia musim ini. Kekelahan ini pun membuat PSIS Semarang untuk sementara tertahan di zona degradasi, di peringkat ke-16.

Dalam laga yang disiarkan langsung O Channel itu, PSIS Semarang tak hanya kalah secara telak. Mahesa Jenar juga harus kehilangan kiper utama, Jandia Eka Putra, di menit ke-68.

Jandia harus diangkut keluar lapangan dengan menggunakan ambulans. Ia mengalami cedera dan seperti kesulitan bernafas setelah bertabrakan dengan penyerang Bali United, Melvin Platje.

Jandia bertabrakan dengan Platje saat mencoba menghalau pemain asal Telstar Belanda itu melepaskan bola rebound hasil tendangan keras Dias Angga. Ia mencoba meloncat untuk menghalau bola, namun gagal dan terjatuh keras ke tanah. Posisinya pun akhirnya digantikan kiper yang baru didatangkan dari Arema FC, Joko Ribowo.

Sementara itu, bola rebound yang dilepaskan Platje mampu menjebol gawang PSIS Semarang untuk kali kedua. Sebelumnya, gawang PSIS Semarang jebol lewat sundulan Fadli setelah memanfaatkan umpan Platje pada menit ke-27.

Dalam laga itu, PSIS Semarang sebenarnya tampil cukup apik. Tim besutan Vincenzo Alberto Annese itu juga mampu membuat peluang apik, salah satunya diciptakan Abou Bakr Al-Mel pada masa injury babak kedua. Namun, upaya pemain yang akrab disapa Bako itu masih mampu ditepis kiper Bali United, Wawan Hendrawan.

Secara permainan PSIS Semarang juga mampu menerapkan strategi umpan-umpan pendek. Hanya saja, dalam penyelesaian akhir Haudi Abdillah dkk. kurang solid sehingga gagal menciptakan gol.

Selain itu, PSIS Semarang juga terkesan tampil monoton dalam melancarkan serangan karena hanya tertumpu di sektor sayap kanan maupun melalui pergerakan Bako.

Akibat kekalahan 0-2 ini, PSIS Semarang pun masih tertahan di zona merah atau degradasi dalam klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2018. Dari 19 kali laga, PSIS Semarang baru mengumpulkan 20 poin, hasil lima kali menang, lima seri, dan sembilan kekalahan. Torehan poin PSIS Semarang hanya terpaut dua poin dari PSMS Medan dan PS Tira yang berada di urutan dua terbawah, yakni 17 dan 18.

Susunan pemain:

Bali United

Pelatih: Widodo Cahyono Putro

4-4-2

Wawan Hendrawan; Agus Nova, Dias Angga Putra, Mahamadou Ndiaye, Taufik Hidayat; Fadil (c), Nicky Van Der Velden, Syaiful Indra Cahaya, Taufiq; Antonius Johannes Melvin Platje, Ilija Spasojevic

Cadangan:

I Made Wardana, I Made Andhika, Ahmad Agung, Brwa Hekmat Nouri, I Gede Sukadana, I Nyoman Sukaraja, Yabes Roni

PSIS Semarang

Pelatih: Vincenzo Alberto Annese

4-3-3

Jandia Eka Putra; Akbar Riansyah, Haudi Abdillah, Petar Planic, Safrudin Tahar; Bayu Nugroho, Ibrahim Conteh, M. Yunus; Abou Bakr Al-Mel, Hari Nur, Komarudin

Cadangan:

Joko Ribowo, Fauzan Fajri, Gilang Ginarsa, M. Rio, Hafit Ibrahim, Nerius Alom, Aldaier Makatindu

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya