Bulog Batang Optimistis Capai Target Pengadaan Beras

Kepala Gudang Bulog Kandeman Kabupaten Batang Imam Seno Aji melakukan pemeriksaan beras yang tersimpan di gudang. (Antara/Kutnadi)
05 Agustus 2018 08:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, BATANG — Bulog Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah optimistis mampu memenuhin target pengadaan beras sebanyak 11.400 ton beras pada tahun ini. Keyakinan itu diungkapkan Kepala Gudang Bulog Kandeman, Imam Seno Aji.

"Hingga akhir Juli 2018,"kata Imam Seno Aji di Batang, Jumat (3/8/2018), "pencapaian pengadaan beras sudah mencapai 5.900 ton. Dengan menyisakan sekitar 5 bulan ke depan, target 11.400 ton akan terlampaui."

Menurut Imam Seno Aji, sejumlah sentra produksi padi di sejumlah wilayah Kabupaten Batang, antara lain, Kecamatan Batang, Warungasem, Wonotunggal, Subah, Gringsing, dan Bandar telah menyatakan komitmen memasok bahan pangan itu. Saat ini, kata Imam, sejumlah kecamatan tersebut akan memasuki masa panen sehingga pasokan beras ataupun gabah akan terus bertambah.

"Penyerapan beras, rata-rata mencapai 80 s.d. 90 ton per hari sehingga di akhir Agustus 2018 pasokannya akan terus bertambah karena petani memasuki masa panen kedua," kata Imam.

Untuk pencapaian pengadaan beras, Perum Bulog terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan mitra Bulog serta penyerapan gabah ke daerah lain, seperti ke Kabupaten Kendal dan Pekalongan. Selain itu, juga mengoptimalkan pelayanan pasokan beras petani dengan membuka kantor pada hari Sabtu dan Minggu.

"Yang jelas, Bulog terus mengoptimalkan pelayanan sebagai upaya pencapaian realisasi pengadaan beras sebanyak 11.400 ton pada tahun ini," kata Imam Seno Aji.

Saat ini beras yang tersimpan di Gudang Bulog Kandeman sebanyak 4.700 ton sehingga stok beras ini diperkirakan mampu penuhi kebutuhan masyarakat hingga 6 bulan ke depan atau Januari 2019. "Saya berharap penyerapan beras atau gabah ini bisa berjalan lancar dan para petani panen raya," kata Imam Seno Aji.

Menyinggung soal harga beras medium,Imam Seno Aji menyebutkan sebesar Rp8.030/kg, atau sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara