Sekolah Swasta di Kudus Diuntungkan Sistem Zonasi

Calon siswa SMP didampingi tenaga pendidik mendaftar sekolah secara online di Kabupaten Kudus, Jateng. (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
05 Agustus 2018 02:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, KUDUS — Sekolah menengan pertama (SMP) swasta di Kabupaten Kudus diuntungkan dengan diterapkannya sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru. Demikian ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kudus Joko Susilo di Kudus, Jawa Tengah, Jumat (3/8/2018).

"Hasil monitoring ke sejumlah sekolah, memang mayoritas sekolah swasta mendapatkan murid, terkecuali sekolah yang sejak awalnya memang kurang diminati karena beberapa faktor," papar Joko Susilo.

Apabila semua masyarakat mengetahui informasi soal zonasi tersebut, Joko Susilo optimistis tidak akan ada permasalahan karena peluang peserta didik mendapatkan sekolah terdekat meskipun sebelumnya cukup favorit sangat terbuka. Dengan demikian, ada pemerataan siswa dan kualitas pendidikan sehingga nantinya juga bisa diketahui sekolah pinggiran bisa eksis dan memiliki prestasi seperti halnya sekolah unggulan.

Sistem zonasi, kata Joko Susilo, menjadi tantangan bagi sekolah favorit apakah tenaga pengajarnya mampu mendidik anak dengan kemampuan biasa menjadi anak yang berkualitas. Zona 1 meliputi wilayah desa atau kelurahan domisili calon peserta didik baru di lokasi satuan pendidikan berada.

Sedangkan Zona 2 meliputi wilayah kecamatan domisili calon peserta didik baru di lokasi satuan pendidikan berada dan atau kecamatan lain dalam satu kabupaten. Zona 3 meliputi wilayah kecamatan domisili calon peserta didik baru di luar Zona 2 dan berada dalam satu kabupaten. Sementara itu, Zona 4 meliputi wilayah domisili calon peserta didik baru di luar ketentuan Zona 1, Zona 2, dan Zona 3.

"Persentase penerimaan siswa untuk Zona 1 tentunya lebih besar daripada zona lainnya," kata Joko Susilo. Persentasenya untuk Zona 1 sebanyak 40%, Zona 2 sebanyak 30%, Zona 3 sebanyak 20%, dan Zona 4 sebanyak 10%.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Tokopedia

Sumber : Antara