2 Warga Ungaran Dievakuasi dari Gunung Sumbing

Pendaki Gunung Sumbing di perbatasan Kabupaten Magelang dan Temanggung yang mengalami cedera kaki berhasil dievakuasi tim SAR gabungan, (Antara/Basarnas Jateng)
05 Agustus 2018 16:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, TEMANGGUNG — Tim Search and Rescue (SAR) gabungan Kabupaten Temanggung mengevakuasi dua warga Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah yang tengah mendaki Gunung Sumbing di perbatasan Kabupaten Magelang dan Temanggung. Keduanya dilaporkan mengalami hipotermia dan kaki terkilir.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupten Temanggung Gito Walngadi di Temanggung, Minggu (5/8/2018), mengatakan pendaki yang mengalami hipotermia bernama Nadia Indah C., 22. Sedangkan, pendaki gunung yang kakinya terkilir bernama M. Fauzan, 24.

Hipotermia merupakan kondisi mekanisme tubuh dalam menghadapi kesulitan mengatasi tekanan suhu dingin yang menyebabkan suhu bagian dalam tubuh di bawah 35 derajat Celcius. Dalam kondisi ringan, penderita hipotermia biasanya berbicara melantur, kulitnya menjadi berwarna abu-abu, detak jantung melemah, tekanan darah menurun, dan terjadi kontraksi otot sebagai usaha tubuh untuk menghasilkan panas. Dalam kondisi lebih parah, detak jantung dan respirasi penderita hipotermia melemah. Sedangkan hipotermia parah membuat penderitanya tidak sadarkan diri, badan menjadi sangat kaku, pupil mengalami dilatasi, dengan pernapasan sangat lambat.

Gito mengatakan, Sabtu (4/8/2018) sore, sembilan pendaki gabungan mendaki Gunung Sumbing lewat jalur pendakian Dusun Cepit, Desa Pagergunung, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung. Sekitar pukul 22.00 WIB pendaki melaporkan bahwa pendaki membutuhkan bantuan untuk penanganan hipotermia dan kaki terkilir.

Ia mengatakan korban hipotermia bernama Nadia Indah berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan dari BPBD, SAR Kabupaten Temanggung, dan personel Base Camp Palpag. Ia tiba di base camp Cepit, Minggu pagi, sekitar pukul 09.30 WIB.

Sedangkan korban kaki terkilir bernama M. Fauzan tiba di base camp pukul 10.15 WIB. "Kedua korban langsung mendapat penanganan medis setelah berhasil dievakuasi," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara