Pengurus Masjid di Wonosobo Dilatih Sembelih Halal

Puluhan pengurus masjid di Kabupaten Wonosobo, Jateng mendapat pelatihan sebagai juru sembelih halal (juleha). (Antara/ Kominfo Wonosobo)
06 Agustus 2018 04:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, WONOSOBO — Puluhan pengurus masjid di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu (1/8/2018), mendapat pelatihan sebagai juru sembelih halal (juleha) dari Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan setempat bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Sidik Driyono di Wonosobo mengatakan pelatihan diikuti 35 takmir masjid di wilayah Leksono dan Sukoharjo. Ia berharap melalui pelatihan tersebut, para peserta mampu menghasilkan hewan sembelihan yang memenuhi unsur aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

Tokopedia

"Latar belakang digelarnya bimtek ini adalah dalam rangka mengantisipasi datangnya Iduladha agar pada saat penyembelihan hewan kurban nantinya para takmir ini sudah paham tekniknya dengan baik dan benar sesuai kaidah Islam," paparnya.

Ia menjelaskan penyembelihan yang dilakukan pada saat Iduladha merupakan suatu usaha untuk mematikan hewan dengan cara mengeluarkan darahnya sehingga menjadi halal dagingnya. "Dalam pelatihan ini para calon juleha diajarkan untuk mengetahui bahwa penyembelihan yang menghasilkan daging asuh harus dilakukan dengan thayyib alias baik, tatmim atau sempurna, di antara dzabh alias ujung leher dan nahr atau pangkal leher," katanya.

Ia menuturkan penyembelihan menjadi titik kritis penentu apakah daging yang dihasilkan halal atau tidak. Hal itu, menurutnya merupakan salah satu tugas dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, yaitu menyediakan hewan kurban yang layak serta menghasilkan daging yang halal untuk dikonsumsi masyarakat.

"Para peserta pelatihan selain menerima materi teori juga diajak menyimak secara langsung praktik penyembelihan seekor kambing dan dua ekor ayam yang sesuai dengan kaidah-kaidah tersebut," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara